[Sinopsis K-Drama] Poseidon Episode 11
Sinopsis Poseidon Episode 11
Preview . .
Jun do young perlahan membuka pintu kemudian langsung menembak Chang Gil. Tim Unit 9 samapi ketempat Chang Gil dan langsung bergerak masuk. Ketika Jun Do Young keluar dan langsung keatas, Kapten Jung Ryul dan Soo Yoon masuk dan dengan pelan berjalan kemudian membuka pintu dan terkejut melihat mayat Chang Gil yang tergeletak. Sun woo langsung memeriksa denyut nadi Chang Gil. Dari reaksi Sun Woo bisa disimpulkan kalau Chang Gil sudah meninggal. Sun Woo mengatakan kalau masih terciuw bubuk mesiu dan pasti pembunuhnya masih berada disekitar gudang.
Jun Do Young lansung pergi menggunakan mobil Pick Up tetapi Min Hyuk tidak menyadari bahwa yang mengendarai mobil itu adalah pembunuh Chang Gil dan membiarkannya pergi begitu saja. Semu a tim keluar mencari dann berkeliling. Sun woo mendengar suara klakson mobil dan berlari menuju kearah suara tersebut. Sun Woo melihat mobil yang dipakai Jun Do Young lewat dan langsung menegjar sekuat tenaga. Jun Do Young melihat sun Woo yang berlari dr kaca spion. Sun Woo pun menyerah mengejar karena mobil Jun Do Young terus melaju.
Episode 11
Tim forensik datang dan mengangkut mayat Chang Gil tetapi sebelum itu Kapten Jung Ryul melihat mayat Chang Gil dan kembali mengingat ketika istrinya dibunuh.
Sun Woo dan Soo Yoon bicara berdua ditepi pantai
Soo Yoon : kalau kita bertanya alasannya pada Choi Hui Gon . . setelah dia ditangkap . .kemudian setelah menemukan jawabannya akankah akan membuat kita lebih baik? Apa Chang Gil akahirnya membayar atas kejahatannya? Atau dia juga dimanfaatkan oleh Choi Hui Gon dan akhirnya dibunuh sama seperti yang lainnya.
Sun Woo : yang bisa dipastikan adalah sampai Choi Hui Gon ditangkap kita sama sekali tidak bisa berhenti. Setelah dia ditangkap, kita akan bertanya kepadanya kenapa dia berbuat kejahatan seperti ini.
Sun Woo pergi meninggalkan soo Yoon sendirian.
Sementara Chung Sik menyuruh seseorang untuk mencarikan informasi siapa pemilik dan penyewa tempat Chang Gil karena informasi tersebut sangat dibutuhkan. Orang sekitar mengatakan kalau penyewanya tidak pernah tinggal disana bahkan pemiliknya belum pernah bertemu dengan penyewanya.
Sun Woo dan Soo Yoon masuk melihat-lihat TKP. Sun Woo melihat darah yang berceceran. Sun Woo seperti sendirian diruangan dan menganalisis detik-detik kematian Chang Gil. Soo Yoon menepuk pundak sun Woo dan menanyakan apa yang sedang dilakukan Sun woo sendirian dan kelihatan bingung.
Sun Woo menjelaskan kalau Chang Gil pasti sangat mengenal tempat tersebut. Chang Gil juga kemungkinan melarikan diri dan melukai dirinya sendiri karena terdpat noda darah di lampu, telepon dan kulkas. Sun Woo pun berkesimpulan kalau tempat itu adalah tempat yang sering dikunjungi Chang Gil dan besar kemungkinan sebagai tempat persembunyian Triad Ular Hitam.
Kapten Jung Ryul memberitahu Kang Joo Min kalau Chang Gil meninggal dan pembunuhya melarikan diri. Kang Joo Min sangat marah dan dengan mata yang nanar mengatakan kalau hasilnya seperti ini maka Kang Joo Min sendiri yang akan menghabisi Chang Gil. Ketika Kapten Jung Ryul menanyakan nasib "Poseidon", kang Joo Min mengatakan bahwa akan teus mencari jalan untuk menangkap Choi Hui agar bias mendapatkan hukuman atas kejahatannya.
Sun Woo dan Soo Yoon berada di laboraturium Forensik untuk mendengarkan petugas yang menjelaskan tentang kematian Chang Gil. Petugas menjelaskan bahwa pertama-tama Chang Gil terbunuh dengan tembakan senjata, ada 4 tembakan, dua diantaranya mengenai jantung, satu diparu-paru kiri dan setelah terjatuh Chang Gil ditembak lagi untuk meyakinkan Chang Gil sudah mati. Dan ternyata tidak ditemukan selubung senjata yang digunakan karena jika ditemukan maka tipe senjata yang digunakan dapat dicari nomor serial senjatanya. Dari analisa tersebut maka dipastikan kalau pembunuhnya orang yang tenang dan berpengalaman atau seorang psikopat.
Kepala Biro Han memberikan laporan bahwa telah memasukkan alat pelacak ke makanan Chang Gil agar bisa mendekati lokasi Choi Hui Gon. Komisaris marah karena melihat hasil yang selalu gagal untuk menangkap Choi Hui Gon. Komisaris mengatakan seahrusnya Kapten Jung Ryul menyiapkan strategi yang lebih terencana untuk menghindari kerusakan tetapi harus tetap dilakukan konfirmasi berulang-ulang. Komisaris juga memberikan skors kepada Kang Joo Min karena telah membiarkan seorang tahanan melarikan diri didepan matanya.
Kang Joo Min dan Kapten Jung Ryul berkumpul di ruangan Kepala biro Han. Kepala Biro Hna berjanji untuk secepatnya membawa kang Joo Min kembali kekesatuan. Melihat Kapten Jung Ryul tertunduk, Kepala Biro Han marah karena merasa Kapten Jung Ryul kehilangan semangat karena Direktur yang menyuruh yang menyuruh untuk berhenti megejar Choi Hui Gon. Kepala Biro Han berjanji untuk tetap mengejar dan akan memasukkan Choi Hui Gon kedalam penjara dalam keadaan hidup atau mati.
Kapten Kwon memberitahu Kepala Biro Han bahwa ada satu petunjuk yang ada. Petunjuk itu adalah sebuah nomor telepon yang dihubungi Chang Gil yang terdaftar atas nama Lee Jung Woon. Setelah melakukan pengecekan dari nomor telepon tersebut ditemukan bahwa itu adalah sebuah pabrik yang mempunyai banyak bahan acetic anhydride yang biasa digunakan untuk membuat heroin. Apabila acetic anhydride diekspor kenegara yang memproduksi heroin maka keuntungan mereka 10 kali lipat dan tidak akan melepaskannya begitu saja. Kepala Biro Han pun berjanji untuk memeprtanggungjawabkan semuanya asal Kapten Jung Ryul dan Tim tidak berhenti.
Kapten Jung Ryul menyuruh kang Joo Min untuk menemui Jung Duk Soo karena Jung Duk Soo masih percaya kalau kang Joo Min mata-mata Choi Hui Gon dan dari informasi Sun Woo, Jung Duk Soo ingin menghianati Choi Hui Gon.
Unit 9 berkumpul membahas tentang Chang Gil dan orang yang membunuhnya. Nomer telepon yang dipakai Chang Gil dan plat nomer pelaku bias dipastikan palsu. Min Hyuk sangat menyesal karena tidak jelas melihat pelaku sewaktu pelaku keluar melarikan diri.
Kapten Jung Ryul memberitahu unit 9 kalau Kapten kang joo Min di skors tetapi penyelidikan tetap dilanjutkan dan diperinkan untuk tidak menyerah oleh Kepala Biro Han karena Kepala Biro Han yang akan mempertanggungjawabkan semuanya. Kapten Jung Ryul memberikan perintah kepada Min Hyuk untuk melanjutkan penyelidikan sedangkan Sun Woo dan Soo Yoon diperintah untuk mendatangi panti asuhan tempat Chang Gil dibesarkan untuk mendapatkan semua informasi yang berhubungna dengan Chang Gil.
Sun Woo dan Soo Yoon langsung menuju kepanti asuhan.selama perjalanan Sun Woo dan Soo Yoon membahas tentang Choi Hui Gon yang seperti tak terjangkau karena semakin selangkah lebih dekat dengan Triad Ular hitam maka akan langsung diperingatkan bahwa seseorang akan dikorbankan yang sepertinya dimaksudkan supaya penyelidikan dihentikan. Apabila penyelidikan dihentikan maka Choi Hui Gon akan berhenti membunuh.
Pengasuh panti memberikan informasi dan menunjukkan arsip Chang Gil kepada Sun Woo dan Soo Yoon. Chang Gil berasal dari Korea Utara dan meyebrang ke Korea Selatan bersama ayah dan adiknya. Tetapi ayahnya meninggal dikapal dan walaupun adiknya selamat tetapi akhirnya meninggal juga karena radang paru-paru. Kejadian itu membuat Chang Gil menjadi pendiam dan tidak bergaul chang Gil meninggalkan panti setelah lulus SMA.
Soo Yoon senang melihat anak-anak panti yang bermain dengan gembira terutama Myung Hwa dan Myung Sik. Sun Woo, Soo Yoon mengajak Myung Hwa dan Myung Sik makan bersama.
Pemilik kedai memberitahu kalau pemilik panti asuhan juga sering datang ke kedainya. Dan karena bantuan direktur pantilah bias membuka bisnisnya. Setelah makan Sun Woo mengantar Myung Hwa dan Myung Sik kemabali ke Panti.
Won Taek menghubungi Sun Woo dan mengatakan telah menemukan sesuatu mengenai pabrik yang diminta Sun Woo untuk diselidiki. Sun Woo memberitahu Soo Yoon bahwa telah meminta tolong Won Taek menyelidiki tentang pabrik GML korea. Soo Yoon heran karena Paman Yong Gap yang menyelidiki tetapi Sun Woo mengatakan kala metode yang digunakan berbeda dengan Paman Yong Gap. Karena Soo Yoon menolak untuk pulang maka Sun Woo pun akhirnya mau mengajak Soo Yoon pergi menemui Won Taek.
Chung Sik menemui pemilik rumah tempat Chang Gil meninggal. Chung Sik menunjukkan foto Chang Gil kepada pemilik rumah dan menyuruhnya memperhatikan baik-baik. Pemilik mengatakan ya. Min Hyuk bertanya apakan Chang Gil telah menyewanya dari awal tahun. Pemilik marah karena selalu ditanta dengan pertanyaan yang sama. Min Hyuk pun mengancam karena rumah tersebut tempat penjahat bersembunyi maka kemungkinan pemiliknya juga akan ikut terseret.
Karena Chang Giil sudah melunasi biayanya maka pemilik tidak mau tahu apa yang dilakukan Chang Gil. Tapi Chung Sik mengatakan seharusnya si pemilik harus mengetahui identitas penyewa sebelum menyewakan tempatnya. Karena tidak mendapatkan informasi, Chung Sik dan Ming Hyuk pergi meninggalkan tempat tersebut.
Popeye terkejut saat diberitahu Kang Joo Min jika Chang Gil meninggal. Joo Min menjelaskan jika dirinya yang sudah melepaskan Chang Gil dan sekarang dia dan juga Popeye sudah tidak berguna lagi. Raut wajah Popeye seketika menjadi lesu dan tertunduk lesu. Emosi dan amarah yang dulu meluap-luap serta senyum licik sudah tidak ada di wajah Chang Gil. Joo Min bertanya apa tidak ada cara lain yang bisa digunakannya untuk bisa berhubungan dengan Choi Hui Gon selain melalui Chang Gil namun Popeye malah bertanya balik pada Joo Min apa Joo Min yakin bisa melakukannya dan tidak akan mundur sedikitpun. Joo Min tak menjawab dan hanya menatap Popeye dengan tatapan penuh arti.
Sebuah mobil terlihat berhenti di pinggir sebuah dermaga. Seorang pria terlihat berbalik ketika melihat Sun Woo dan Soo Yoon turun dari dalam mobil. Sun Woo dan Soo Yoon kali ini menghadapi sebuah masalah yang sama dengan sahabat Sun Woo. Mereka bertemu untuk membahas kasus tersebut.
Sun Woo dan Soo Yoon terkejut saat mendengar jika perusahaan yang sedang mereka selidiki mengantongi sekitar 2 ton mesin minyak yang sudah diekspor ke berbagai Negara diantaranya Vietnam dan Laos. Soo Yoon bertanya darimana teman Sun Woo mengetahui informasi tersebut sebegitu detailnya. Teman Sun Woo tertawa ringan dan mengatakan jika dia memiliki banyak teman dan dari informasi yang didapatkannya kapal kargo yang berisi penuh oli mesin dan anhidrida asetat akan berangkat besok lusa. Soo Yoon dan Sun Woo kembali terkejut, mereka sudah mencari informasi tetapi informasi yang didapatkannya hari ini benar-benar penting.
Tim investigasi 9 kembali berkumpul. Min Hyuk mulai membuka pembicaraan dengan mengatakan jika pemilik perusahaan mengatakan tak mengenal Chang Gil maupun triad hitam, Choong Sik pun menambahkan jika nomor yang ditelepon Chang Gil sama sekali tidak terverifikasi.
"GML Korea dan pemegang saham terbesar adalah seorang jendral bintang 3 yang sudah pensiun dan bernama Lee Hyuk Gwon dan kemungkinan besar memiliki hubungan dengan beberapa politisi. Mereka pernah tertangkap dalam inspeksi triwulan, diatas kertas tidak ada perbedaan 1 g antara pembelian dan penggunaan. Jika anhidrat asetat digunakan pada kain yang sudah dibeli, 10 ton dapat digunakan untuk membuat heroin dan nilainya akan menjadi sekitar 8 miliar won, tetapi jika mereka menggunakannya pada kain maka tidak ada cara untuk mengkonfirmasinya" jelas Paman Oh panjang lebar
Gelak terkejut sempat terlihat pada wajah Choong Sik ketika mendengar kata 8 miliar won begitupun dengan Soo Yoon namun wajah mereka kembali berubah kusut ketika mendengar kalimat selanjutnya dari Paman Oh. Soo Yoon memberi isyarat pada Sun Woo untuk memberitahukan informasi penting yang mereka dapatkan tadi siang. Sesuai dugaan Sun Woo dan Soo Yoon, semuanya terkejut dan merasa sedikit harapan untuk kasus yang sedang mereka tangani.
Di kediaman sekaligus usaha Ibu Soo Yoon.
Ibu dan Bibi So Yoon hanya terduduk di bangku panjang menunggu pembeli yang tak kunjung datang. Hari ini sangat sepi dan tak seperti biasanya. Bibi Soo Yoon terlihat terus mengeluh apalagi Ibu Soo Yoon belum membayarnya atas kerja kerasnya membantu selama ini. Bibi Soo Yoon menyarankan agar Ibu Soo Yoon meminta uang pensiun atas kematian suaminya apalagi suaminya telah terbukti tak bersalah. Ibu Soo Yoon hanya menjawab seadanya dan seolah-olah tak ingin mengungkit lagi masalah kematian suaminya. Beruntung Soo Yoon dan Sun Woo datang disaat yang tepat, setidaknya Ibu Soo Yoon tak perlu mendengar lagi ocehan adiknya.
Ibu Soo Yoon segera berlalu menyiapkan makanan untuk Soo Yoon dan Sun Woo yang sudah kelaparan. Sepeninggal Ibu Soo Yoon, Bibi Soo Yoon segera menarik Sun Woo menjauh dari Soo Yoon. Soo Yoon hanya terdiam. Bibi Soo Yoon mulai berbicara dengan bertele-tele membuat Sun Woo menunggu dengan mengeluarkan senyuman. Inti dari pembicaraan tersebut, Bibi Soo Yoon meminta tolong kepada Sun Woo agar uang pensiun yang seharusnya didapatkan Ayah Soo Yoon diberikan kepada Soo Yoon dan Ibunya, karena bagi Bibi Soo Yoon hanya Sun Woo yang bisa membantunya untuk berbicara kepada pihak yang bertanggung jawab.
Keesokan harinya, Sun Woo segera bergerak dan tanpa sengaja bertemu dengan Hye Jung.
"aku tak pernah memikirkan ini sebelumnya. Ini harus menjadi hal yang penting untuk keluarga" ucap Hye Jung ketika mereka berdua berada di balkon
"terus terang, aku yang melihat mereka setiap hari juga tidak pernah memikirkannya" ucap Sun Woo membenarkan perkataan Hye Jung
"meluruskan sesuatu yang salah ke arah yang benar sudah seharusnya dilakukan, aku akan melakukannya" ucap Hye Jung
Sun Woo tersenyum dan mengucapakan "terima kasih". Hye Jung mengalihkan pembicaraan dengan bertanya tentang perkembangan dari tim investigasi 9. Sun Woo menjawab jika tak banyak yang berubah. Hye Jung menambahkan jika Joo Min, Soo Yoon dan Jung Ryul pasti sangat terpukul setelah kematian Chang Gil terutama Jung Ryul yang sangat tertutup dan lebih memilih menyembunyikan semua masalahnya.
Beralih ke markas SSAT. Joo Min dan Jung Ryul sedang berbicara empat mata. Tepat dibelakang mereka sedang dilakukan pelatihan terhadap anggota-anggota baru SSAt.
"rumah aman, hanya orang-orang tertentu yang mengetahui lokasinya dan juga passwordnya" ucap Joo Min
"kami tidak menemukan apapun di kantor" ucap Jung Ryul
"itu harus. Jung Duk Soo memang berkata seperti itu. Semuanya dibuat sedemikian rupa sehingga kita tidak bisa melacak labih jauh dan juga ada tempat persembunyian lain"
Jung Ryul terkejut "Jung Duk Soo yang mengatakannya?"
Joo Min mengangguk "apa yang dikatakannya adalah jika Choi Hui Gon tak ingin menemuiku dan aku berusaha menemuinya maka aku akan mati seperti Chang Gil"
"jika kamu pergi kesana, apa kamu bisa menemuinya?"
"kemungkinan tpis, jika aku dibutuhkan, Choi Hui Gon akan menghubungiku. Poseidon mungkin akan berakhir seperti ini" ucap Joo Min lesu "bahkan jika itu berbahaya, apa yang ada dipikiranmu jika aku kesana?" tambah Joo Min
Jung Ryul tersontak kaget "tidak bisa, kamu tidak bisa melakukannya. Penyelidikan mungkin berakhir dalam asap. Tentang persembunyian, aku pikir kita harus memikirkannya secara hati-hati"
Di tempat lain terlihat Soo Yoon dan Sun Woo tengah berbicara. Soo Yoon terlihat khawatir saat Sun Woo mengatakan jika temannya yang akan menyelidiki lebih jauh tentang hubungan antara GML Korea dan triad hitam namun Sun Woo terlihat santai dan lebih memilih mengalihkan pembicaraan tentang kenaikan biaya asrama untuknya dan Dae Sung selama tinggal di rumah Soo Yoon. Soo Yoon tertawa, sama seperti Ibunya yang menolak kenaikan biaya asrama, Soo Yoon mengatakan jika Sun Woo tak perlu mengkhawatirkannya dan hanya bersikap baik dengan Soo Yoon dan bagi Soo Yoon lebih baik jika rumah itu terisi daripada harus kosong dan hanya ditinggali oleh Soo Yoon dan Ibunya.
Beberapa detik kemudian, Dae Sung tiba-tiba muncul dan menarik Sun Woo pergi mengajaknya ke suatu tempat. Sun Woo hanya menurut sambil melihat Soo Yoon yang tertawa ringan melihat kekonyolan ke dua sahabat tersebut.
Seorang pria tua sedang asyik memetik buah-buahan dan bercengkrama dengan seorang pria berpakaian hitam yang membawakan keranjang berisi buah-buahan yang sudah dipetiknya. Yang menarik bukan buah-buahan yang berhasil dipetik pria tua ataupun ceritanya tentang buah yang dibuat jus tetapi pria yang bercengkrama bersama kakek tua adalah pria yang menembak Chang Gil hingga tewas adalah Jun Do Young.
"siapa mereka?" tanya Kakek Tua yang tak lain adalah Direktur lee yang sering mengunjungi Myung Hwa dan Myung Shik
"Kim Sun Woo dan Lee Soo Yoon. Mereka juga datang ke tempat penampungan beberapa hari yang lalu dan terus mencari tahu tentang Korea GML"
"ketika kamu memulai pekerjaan pertanian kamu pasti bisa menguasainya, ketika serangga muncul pertama gunakan bahan kimia,jika tidak bekerja dan untuk menghentikannya berpindah dan menyebar ke pohon lain kamu harus menyingkirkan akar dan semuanya. Jika gagal, Jun Duk Soo harus disingkirkan pertama" ucap Direktur Lee
"Jung Duk Soo telah dipenjara dan tidak bisa berbuat apa-apa. Cho Jin Guk juga telah dipenjara"
"ada berapa orang yang tersisa?"
"Kang Joo Min, Suh Joo In dan semuanya berjumlah 4 orang"
"jika matahari bergerak ke belakang awan tidak apa-apa untuk menunggu sedikit sampai berlalu"
"untuk sekarang aku akan mencari solusi" ucap Do Young
Direktur Lee manambahkan jika Do Young harus mengunjungi Park Chung Joon, kepala kejakasaan dikstrik barat karena tidak lama lagi dia akan diinterogasi. Do Young terlihat diam dan Direktur Lee bertanya apa ada hal yang ingin dikatakannnya?. Do Young menjawab jika dia sudah membunuh Chang Gil sesuai perintah. Direktur Lee terdiam dan memetik sebuah buah yang sudah busuk dan membuangnya ke tanah dan menginjaknya hingga hancur lebur
"meskipun kamu menempatkan kehidupan dalam pekerjaanmu, pada akhirnya ada beberapa hal yang harus dibuang, ini terlalu buruk. Informasikan kepada ketua tentang Chang Gil" ucap Direktur Lee
Sun Woo ditarik menuju sebuah warung makan sederhana oleh Dae Sung. Sun Woo hanya menurut namun untuk beberapa detik kemudian, Sun Woo mulai memberontak dan menarik paksa tangannya dari Dae Sung. Hal yang paling dibencinya adalah ketika harus bertemu Ayahnya dan Dae Sung saat ini malah mempertemukan Sun Woo dengannya.
Sun Woo hanya terdiam ketika Ayahnya mengatakan sudah mendapatkan sebuah tempat tinggal untuk Sun Woo. Pertanyaan selanjutnya membuat Sun Woo akhirnya berbicara ketika Ayahnya bertanya mengenai pekerjaan Sun Woo di coast guard
"aku bergabung dengan coast guard, apakah kamu sudah lupa alasannya? Apa aku harus menjelaskannya lagi? Omma ketika berada di dalam air selama 5 hari dan aku berusaha mengangkatnya dan tak bisa, coast guard melakukannya. Permintaan maaf karena lama menolong Ibu keluar dari mulut para anggota coast guard. Ketika kamu sedang sibuk berjudi dan kami tidak memiliki pegangan sedikitpun selain kamu, seseorang menolong kami dan mereka anggota coast guard. Pada saat pemakaman, aku berdoa agar dia datang meskipun terlambat. Pada saat pemakaman aku ingin kamu melihat Ibu. Pada waktu itu umurku masih 11 tahun dan aku memutuskan untuk bergabung dengan anggota coast guard" ucap Sun Woo dengan derai air mata
"ini semua salahku" ucap Ayah Sun Woo dengan derai air mata. "aku tidak akan datang dalam waktu yang lama, aku ingin melihat wajahmu sebelum aku pergi. Aku benar-benar menyesal" tambah Ayah Sun Woo dan berlalu pergi. Sun Woo masih meneteskan air mata dan melihat makanan yang tak sempat dimakan Ayahnya. Sun Woo segera menghapus tetes air mata saat menyadari jika air mata yang sudah dikeluarkannya tak pantas disia-siakannya. (asli, dewi nangis liat adegan ini…. Ditambah dengan suara Kyuhyun Oppa T_T, iya suara Kyu bener-bener T_T sedih_iis rf)
Para anggota tim investigasi 9 mulai bergerak, sayang Sun Woo yang seharusnya berada diantara mereka sekarang malah tidak ada. Soo Yoon berusaha menghubungi namun Sun Woo tak mengangkat Hp-nya, akhirnya Soo Yoon memutuskan mengirimkannya pesan singkat (sms).
Anggota di ruang control mulai bekerja begitupun dengan anggota SSAT yang dipimpin Kang Joo Min sementara Jung Ryul sedang berdiskusi dengan kepala Coast guard.
Choong Sik terlihat tak sabar begitupun dengan Min Hyuk. Mereka masih menunggu Jung Ryul dan jawaban yang diberikan kepala atas perintah misi kali ini. Beberapa menit kemudian Sun Woo datang, raut wajah dan perasaannya saat itu masih tak karuan namun pekerjaan tetaplah pekerjaan, Sun Woo harus bersikap professional. Semangatnya kembali bangkit ketika Jung Ryul menelepon Choong Sik dan menelepon Hye Jung untuk memeriksa setiap kapal yang berada di dermaga dan mengatur sesuai titik koordinasi yang telah ditentukan.
Misi kali ini dimulai, kapal anggota coast guard, anggota SSAT, helikopter semua dikerahkan untuk misi kali ini. Hye Jung mulai mengarahkan setiap kapal yang berada di laut maupun helikopter yang berada di angkasa sementara tim investigasi anggota 9 tak tenang dan berharap misi kali ini bisa berhasil.
Misi berlanjut hingga malam hari. Jung Ryul berkomunikasi menggunakan walkie talkie dengan anggota SSAT yang berada di atas sebuah kapal. Jung Ryul menatap layar Hp-nya, waktu sudah menunjukkan pukul 09.57 pm
"mereka mungkin akan membongkat muatan dan menyangkal jika kita datang sebelum mereka membongkar" ucap Jung Ryul pada Sun Woo di sisi lain pelabuhan
Semua tetap siaga namun tak ada pergerakan sedikitpun. Soo Yoon mulai khawatir. Hye Jung meminta Ji Ah untuk memperlihatkannya posisi kapal dan disaat bersamaan para Kepala coast guard datang ke ruang kontrol.
Salah satu anggota SSAT melalui teropongnya berhasil melihat sebuah truk dan sebuah van yang memasuki area pelabuhan. Anggota tim investigasi 9, SSAt mulai gelisah.
Bongkar muatan pun dimulai, beratus-ratus jergen berwarna biru diturunkan dari atas truk dan diangkut menggunakan tuas dan katrol menuju suatu tempat.
"Kim Sun Woo apa kamu sudah siap?" tany Jung Ryul berkomunikasi dengan Sun Woo
"ne" jawab Sun Woo mantap
"bergerak" perintah Jung Ryul.
Sun Woo, Soo Yoon dan beberapa anggota SSAt dibelakang mereka seketika bergerak. Jung Ryul dan yang lainnya pun bergerak mengepung tak terkecuali mobil patrol polisi dan sebuah Bus besar. Para pria berpakaian hitam yang mengawasi pengangkutan jergen-jergen berisi cairan menjadi panik dan tak sempat meloloskan diri, adu jotos pun terjadi.
Jung Ryul dan Paman Oh terlihat berjalan mendekati jergen dan terdiam.
Di sebuah klub malam, terlihat seorang pria sedang menegur seorang wanita yang hanya duduk dan tak bekerja melayani tamu. Sesaat kemudian, Hpnya berbunyi. Dae Sung meneleponnya dan mengabarkan jika dirinya berhasil mempertemukan Sun Woo dan Ayahnya.
Usai mengakhiri percakapannya dengan Dae Sung, pria tersebut heran saat melihat Do Young berdiri dihadapannya.
"siapa anda?" tanya Won Tak yang tak lain teman Sun Wo yang memberikannya informasi mengenai GML Korea rencana pengiriman barang anhidrida asetat
Jung Ryul menanti dengan sabar saat salah satu anggota SSAt mulai melakukan pengecekan terhadap sampel di dalam jergen dan hasilnya positif anhidrida asetat. Salah satu anggota SSAT berlarian ke arah Jung Ryul dan menunjukkannya sebuah map yang tertera nama GML Korea. Jung Ryul mengatakan kepada Sun Woo dan Soo Yoon jika dia akan melapor kepada kepala untuk mendapatkan perintah selanjutnya.
Sun Woo dan Soo Yoon berjalan berdua. Soo Yoon merasa lega karena misi kali ini berhasil namun senyumnya segera memudar saat melihat sebuah pesan yang sedang dibaca Sun Woo yang membuatnya terperanjat.
"aku akan menghubungi lagi" isi sms dan terselip sebuah gambar seseorang yang tak asing bagi Sun Woo dan tak lain adalah Won Tak sahabatnya yang sudah memberinya informasi penting.
"apa yang terjadi?" tanya Soo Yoon panik namun Sun Woo tak menjawab dan mencoba menghubungi nomor yang mengiriminya sms dan tidak aktif.
Sun Woo segera berlari menuju mobilnya
"Kim Sun Woo, kemana kamu akan pergi, kamu bahkan tak tahu dimana itu?" tanya Soo Yoon sambil mengetuk-ngetuk jendela mobil Sun Woo. Sun Woo tak menjawab dan mulai menstarter mobilnya, Soo Yoon tak tinggal diam dan ikut masuk ke dalam mobil.
Mobil yang dikemudikan Sun Woo melesat dengan cepat dan menimbulkan kekhawatiran di pikiran semua anggota tim investigasi 9 lainnya.
Apa yang akan terjadi selanjutnya??? Sun Woo tak memikirkannya, pikirannya terus melayang kepada sahabatnya yang sudah menemaninya selama bertahun-tahun.
-TBC-
aidaRF_ayanknyaWonHaeYo~ong 15 Mar, 2012
-
Source: http://www.pelangidrama.net/2012/03/sinopsis-k-drama-poseidon-episode-11.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com Share on Facebook













































