HPK

mesothelioma survival rates,structured settlement annuity companies,mesothelioma attorneys california,structured settlements annuities,structured settlement buyer,mesothelioma suit,mesothelioma claim,small business administration sba,structured settlement purchasers,wisconsin mesothelioma attorney,houston tx auto insurance,mesotheliama,mesothelioma lawyer virginia,seattle mesothelioma lawyer,selling my structured settlement,mesothelioma attorney illinois,selling annuity,mesothelioma trial attorney,injury lawyer houston tx,baltimore mesothelioma attorneys,mesothelioma care,mesothelioma lawyer texas,structered settlement,houston motorcycle accident lawyer,p0135 honda civic 2004,structured settlement investments,mesothelioma lawyer dallas,caraccidentlawyer,structured settlemen,houston mesothelioma attorney,structured settlement sell,new york mesothelioma law firm,cash out structured settlement,mesothelioma lawyer chicago,lawsuit mesothelioma,truck accident attorney los angeles,asbestos exposure lawyers,mesothelioma cases,emergency response plan ppt,support.peachtree.com,structured settlement quote,semi truck accident lawyers,auto accident attorney Torrance,mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit,mesothelioma lawyers san diego,asbestos mesothelioma lawsuit,buying structured settlements,mesothelioma attorney assistance,tennessee mesothelioma lawyer,earthlink business internet,meso lawyer,tucson car accident attorney,accident attorney orange county,mesothelioma litigation,mesothelioma settlements amounts,mesothelioma law firms,new mexico mesothelioma lawyer,accident attorneys orange county,mesothelioma lawsuit,personal injury accident lawyer,purchase structured settlements,firm law mesothelioma,car accident lawyers los angeles,mesothelioma attorneys,structured settlement company,auto accident lawyer san francisco,mesotheolima,los angeles motorcycle accident lawyer,mesothelioma attorney florida,broward county dui lawyer,state of california car insurance,selling a structured settlement,best accident attorneys,accident attorney san bernardino,mesothelioma ct,hughes net business,california motorcycle accident lawyer,mesothelioma help,washington mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,diagnosed with mesothelioma,motorcycle accident attorney chicago,structured settlement need cash now,mesothelioma settlement amounts,motorcycle accident attorney sacramento,alcohol rehab center in florida,fast cash for house,car accident lawyer michigan,maritime lawyer houston,mesothelioma personal injury lawyers,personal injury attorney ocala fl,business voice mail service,california mesothelioma attorney,offshore accident lawyer,buy structured settlements,philadelphia mesothelioma lawyer,selling structured settlement,workplace accident attorney,illinois mesothelioma lawyer

Menu Navigasi

[Sinopsis K-Drama] Tree With Deep Root Episode 7


Raja Sejong akhirnya dapat menyatukan huruf-huruf yang didapat dari tubuh Yoon Pil menjadi sebuah kata. Yaitu, kata 'Bon Mil' (akar tersembunyi/ hidden root). Raja berpikir bahwa, Yoon pil sengaja meninggalkan huruf tersebut sebagai petunjuk. Raja kemudian dikejutkan dengan kedatangan Mu Hyul yang membawa pesan bahwa mayat-mayat menghilang dari desa Ban Chon.

Di tempat persembunyian mayat, Sang moon sedang berdiskusi dengan Paeng Nyun mengenai kemampuan biro penyelidikan yang terbatas sehingga tidak mengetahui gambaran besar tentang kasus pembunuhan berantai ini. Namun, Sang Moon tiba-tiba keluar karena merasa ada yang mengintai mereka. Benar saja, karena sang pembunuh bertopeng memang sedang mengintai mereka. Sayangnya, Sang Moon tak menemukan siapa-siapa.

Bibi pemimpin desa banchon (Do Dam Daek) memberi sebuah lipatan perkamen kepada Ga Ri Oh yang berisi bahwa Cendekia Hae kang harus diajak bergabung ke organisasi Mil Bon. Bibi pemipin desa ban chon tersebut juga mengatakan bahwa "selama Guru Hae kang bergabung bersama kita, maka setengah dari joseon akan bersama Miil bon (alias mendukung mil bon)". Ga Ri On pun langsung setuju dan mengatakan akan mengunjungi Hae Kang esok hari.

Pembunuh bertopeng tadi segera pulang dan melepas topengnya, dan ternyata pembunuh bertopeng itu adalah Pyung. Pyung memasuki rumah pemimpin desa banchon tersebut. Dan memeberitahu bahwa yang mencuri mayat-mayat tersebut adalah sarjana Song Sam Moon dan Park Paeng Nyun. Ga Ri Oh dan bibi pemimpin desa banchon tersebut terkejut. Namun, Pyung menjelaskan "sepertinya mereka tak tau apa yang sedang mereka kerjakan. Meraka hanya membandingkan tattoo yang mereka dan mayat miliki". Ga ri Oh menjawab "benar! Dia tidak tau secara keseluruhan masalah ini (Mil bon). namun begitu, kau harus tetap memperhatikan Sung Sam Moon karena dia bukanlah tipe orang yang akan melepaskan begitu saja keingintahuannya"
Disisi lain Kang Chae Yoon sedang minum-minum sendirian karena pusing dengan mayat yang hilang ditambah lagi ia juga masih belum memecahkan arti kata Goon Na mi Yok. Cho tak menghampirinya, melapor bahwa mayat masih belum juga ditemukan. Chae yoon mengeluh tentang arti kalimat tersebut. Park po mendengar pembicaraan mereka. Park po agak marah karena menyangka mereka sedang merencanakan sesuatu dan ia tidak diajak. Cahe yoon menengahinya, "baiklah, baiklah. Makan dan minum dahulu sebaiknya aku sangat lelah karena sudah berputar-putar ke seluruh pelosok hanyang"
di sebuah ruangan (kayanya di kantor biro penyelidikan deh). Mereka bertiga (chae yoon, cho tak, park po sedang mecoba memecahkan kasus mayat dan arti kata Goon Na Mil yook. Chae yoon berasumsi bahwa awal semua itu karena kiriman kotak berwarna hijau. Inti dari perdebatan tersebut adalah, orang yang mengambil mayat-mayat tersebut adalah orang-orang disamping mulia (sarjana Jiphunjeon).

Mereka bertiga bergegas pergi karena sudah mengetahui bahwa mungkin saja sarjana yang mengambil mayat. Di perjalanan Cho tak menanyakan kepada chae yoon kemana So yi setelah diinterogasi kemarin? Cho tak juga mengutarakan keheranannya mengapa So Yi tidak dibunuh oleh pembunuh bertopeng tersebut, padahal kan mereka sempat berhadap-hadapan. Chae yoon hanya mengatakan tidak tahu. Chae yoon berhenti karena Park po berjalan ke arah jiphunjeon, karena seharusnya mereka tidak mencari mayat kesana. Ia memberitahukan alasannya bahwa "seorang sarjan tidak mungkin meninggalkan mayat di jiphyunjeon. Melainkan di rumah!" jelasnya.

Sang pemimpin biro penyelidikan tadi datang menghampiri mereka dan memberi kabar bahwa para orang tua korban marah karena mayat-mayat tersebut hilang. Dan menyuruh mereka untuk menyampaikan hal tersebut kepada keluarga korban.

Di suatu aula, Raja sedang mendengarkan penelitian seorang kasim mengenai fonem (bunyi bahasa). disini Raja tak fokus mendengarkan bunyi tersebut karena fikirannya terganggu dengan masalah Mil Bon. Raja kemudian menyuruh Hyang Pil untuk memanggil menteri Mal Jo Saeng. Namun, seorang dayang menghampiri raja dan menyampaikan pesan bahwa Mal Jo Seng ingin menemuinya secara pribadi.Pucuk dicinta ulam pun tiba (wkwkww~)

Mal Jo Seng memberitahu raja bahwa Bon Mil sudah muncul. Raja awalnya pura-pura menyangkal tidak tahu. Mal Jo Seng pun memberikan gulungan perkamen (sebuah petunjuk sepertinya). Mal Jo Seng pun menambahkan bahwa gulungan perkamen tadi adalah pemberian Raja Taejong kepadanya untuk membantu Raja sejong di saat – saat seperti ini. Jadi, Raja Taejong sudah menduga bahwa dikemudian hari Lee Doo akan menemukan masalah aneh seperti ini. Makanya, Raja taejong sengaja menitipkan gulungan perkamen tadi kepada Mal jo Seng.

Mal Jo Seng mengajak Raja sejong dan Mu hyul ke tempat lama Jung Do Gwang. Lalu mengajak Raja masuk ke ruang bawah tanah bangunan tersebut. Mal Jo Seng menunjukan ukiran tulisan huruf hanja di dinding gua tersebut. Isinya,

Bon mil, untuk petunjuk bagi raja

Bon mil akan akan bangkit di Joseon

Akar pertama dari Bon Mil

Jung Do Jun

Mu Hyul tidak percaya jika semua ini mengacu pada bon mil, karena Jung Do Jun dan Jung Do Gwang sudah mati. Jadi, pemimpin Bon Mil sudah tidak ada. Dan organisasi tersebut seharusnya sudah bubar.

Raja pun demikian, ia bersikukuh kepada mal jo saeng bahwa jung do jun dan jung do gwang sudah mati. Sehingga tidak ada lagi Mil Bon. Jadi, seharusnya tidak ada yang menuliskan ini di dinding. Jikapun masih ada, mereka tidak memiliki kemampuan unntuk melanjutkan mil bon, berarti mil bon seharusnya sudah dibubarkan. Mal jo saeng menjawab "masih ada. Kelahiran Tahun Gichook (1409)…."

Mal jo saeng memberi tahu raja bahwa keturunan terakhir yang masih hidaup adalah Jung joon Gi. Lalu memberi raja sebuah buku yang berisi rekaman pelacakan Jung joon Gi selama ini.

Ga Ri Oh menemui Hae kang untuk bergabung dengan organisasi Bon Mil. Hae Kang marah dan merasa dibohongi karena pemimpin bon mil seharusnya sudah mati. Malah hae kang sempat ingin membunuh Ga Ri Oh karena dianggap sudah membodohinya. Secara, seluruh keluarga Sam dong (Joon gi jun) mati dibunuh mantan raja.

"ada! Satu orang selamat....pada tahun Gichook, keponakan Sam Bong, putra pertama jung Do Gwang, Jung joon gi." Kata Ga Ri Oh alias jung joon gi

"ini tidak mungkin!!" jawab guru hae kang

"kau telah melihatnya sediri bukan? Pesan dari Jung joon gi yang ditinggalkan 20 tahun yang lalu" 

Ga Ri Oh alias Jung joon gi menceritakan mengenai kebakaran yang terjadi di JooJaso (Departemen percetakan), bahwa hari itu adalah hari kembalinya Mil Bon.


Kang chae yoon menghampiri rumah keluarga huh dam. Salah satu kerabat huh dam menanyakan kepada Chae yoon apakah ia salah satu yang membawa buku Bi ba Sa ron. Chae yoon terkejut dan menanyakan lagi, buku apa itu Bi Ba Sa ron. Wanita tersebut menjawaab tidak tahu karena buku tersebut ditulis dalam bahsa india, namun jika kau ingin tahu maka carilah di Byuksajae (toko buku) di ban chon. Dalam pikirannya chae yoon berasumsi"jadi, tiga orang dibunuh hanya karena masalah buku?"
Pemimpin biro penyelidikkan bertanya kepada chae yoonapakah keluarga koban memaafkan mereka. Chae yoon menjawab bahwa satu-satunya cara agar mereka diampuni adalah dengan membawa kembali mayat tersebut malam mini juga. Chae yoon bahkan berjanji akan membawanya malam ini, dan menyuruh pemimpin biro penyelidikan tersebut untuk tetap berjaga disini menangkap salah satu pencuri mayat tersebut.
Kang Chae Yoon , Cho Tak, dan Park po melenggang menuju byuksajae. Kang Chae Yoon masuk ke byuksajae tersebut, berpura-pura memilih satu buku (karena tujuan chae yoon kesini untuk menanyakan soal buku Bi ba Sa ron kepada pemilik byuksajae ini) untuk dibeli lalu memberikannya ke penjaga byuksajae tersebut yang adalah pyung si pembunuh bertopeng. Kang Chae Yoon terkejut melihat gelang ukiran tersebut, teringat akan gambaran dari So Yi. Kang Chae yoon meraba kakinya mencoba mengambil pedang, namun sayangnya, ia lupa bahwa pedangnya telah ia tinggalkan saat menemui keluarga korban tadi. Kang chae Yoon pura-pura keluar ingin mengambil uang. Baru beberapa langkah bergerak, pyung langsung menodongkan pedang ke leher chae yoon. Cho Tak datang menyelamatkan Kang Chae Yoon. Pyung keluar, Park Po melihat pyung lalu langsung membantingnya. Namun pyung malah melasat ke pohon, lalu pergi ke atap, dan melarikan diri. Kang Chae yoon mencoba untuk juga melompat agar bisa menyusul pyung, namun Cho Tak melarangnya, "terlalu berbahaya, disini banyak orang". Park Po bertanya "siapa orang itu?". "Dia adalah pembunuh sarjana Yoon pil" tegas Kang chae yoon. Mereka kemudian berpencar mencari pyung.

Di desa tempat tinggal para korban tadi, para petugas pembawa peti mati sudah datang. Mereka mengeluh karena peti tersebut sangat berat.

Di istana, di aula pertemuan. Raja gelisah memikirkan mengenai kemunculan Mil Bon, belum lagi masalah kemunculan ddul bok yang datang secara bersamaan. Ia membuat raja resah, saking resahnya raja sampai menghancurkan lampion. So yi melihatnya dari kejauhan dengan simpatik.


Cho tak dan kang chae yoon bertemu kembali. Cho tak akhirnya tidak dapat menemukan pyung. Cho tak lalu membahas kemampuan terbang dan melompat Pyung tadi. Ia berasumsi bahwa Pyung satu guru dengan Chae Yoon. Chae yoon membantahnya namun kemudian ia berpikir bahwa sudah dua tahun ini ia tak bertemu dengan gurunya itu. Jadi, mungkin saja itu terjadi.

Mereka berdua lalu dikejutkan dengan kedatangan pemimpin biro penyelidikan, "kang chae yoon! Mayat-mayat sudah ditemukan. Mayat tersebut berada didalam peti mati yang dikirimkan raja" ucapnya. Kang chae yoon lalu menyuruh pemimpin biro penyelidikan dan Cho tak memanggil si petugas pembawa peti mayat.

Chae yoon mengusap lehernya yang berdarah terkena sabetan pedang Pyung tadi, dalam kemarahan ia berkata "kau bermain dengan orang yang salah. Aku adalah Ddol Bok dari desa Han Jin! Sialan!!"

Raja memanggil putra kelimanya, Pangeran Gwangpyeong dan So Yi. Raja menyuruh pangeran untuk tetap focus pada masalah politik Negara dan menghentikan sementara pekerjaan yang sedang mereka kerjakan. Sementara waktu ini raja juga tidak akan pergi ke Jiphyunjeon. Raja juga meyuruh pengeran untuk memberitahu semua orang untuk bersembunyi. Proyek Jang Ri gyo pun diberhentikan raja sementara.

Raja kemudian bertanya kapan pertemuan dengan Jang Seong soo. So yi menuliskan, sore ini di  Byuksajae banchon. Raja menyuruh So yi untuk membakar semua yang terkait.

Di pasar desa banchon, mereka sedang bersiap-siap karena akan kedatangan sarjana dari kerajaan. Namun, mereka (semua penduduk) dikejutkan karena mendengar berita bahwa para pengawal kerajaan/biro penyelidikan mengacak-acak byuksajae. Pemimpin desa tersebut memberi arah, "mari semua bergegas!"

Rombongan dari biro penyelidikan datang ke byuksajae.  Pemilik byuksajae ketakutan, dan menanyakan ada apa yang terjadi. Kang Chae yoon menjawab "dimana pria dengan gelang, tinggi, wajah pucat, dan suara seperti hantu itu?! Dimana dia?!!"

"aku ttiiiddaakk tahuu…" jawab si pemilik byuksajae itu ketakutan. Park po marah-marah, mana mungkin kau mempekerjakan orang yang tak kau kenal ditoko mu sendiri. "dia adalah hamba dari wang untuk ming. Selain itu dia mengerti banyak buku. Mana ku tahu kalau ia orang jahat". Sambil menarik kerah baju  si pemilik byuksajae tersebut Chae yoon bertanya sudah, "berapa lama ia dipekerjakan?", "dua bulan" jawab si pemilik byuksajae ketakutan.


"apa yang kalian lakukan" teriak bibi pemimpin desa banchon dari luar byuksajae. Seluruh penduduk desa banchon sudah mengepung areal byuksajae tersebut. "dalam rangka apa kalian melakukan ini?" lanjutnya.  Chae yoon, Park po dan Cho tak keluar dari byuksajae tersebut. Park po menjawab "hei kau tahu, orang yang bekerja disini adalah pembunuh sarjana yoon pin, ia juga berusaha membunuh chae yoon kami". Namun pemimpin desa tersebut tidak menggubrisnya. Ia malah membahas bahwa mereka datang ke jiphunjeon tidak memiliki izin. Kang chae yoon maju, bertanya, "pemimpin desa, kau pasti tau kan siapa orang yang bekerja disini". Pemimpin desa tersebut mengelak, bahwa meskipun ia pemimpin desa tersebut tapi bukan berarti ia mengetahui warga-wargaku. Mereka semua membubarkan diri karena akhirnya rombongan kerajaan menyerah sebab tidak memiliki senjata. Pada saat itu kang chae yoon melihat so yi dan jang seong soo (sarjana jiphunjeon).

So Yi bertemu dengan sarjana jang seong soo. Ia membawa pesan dari raja untuk menyuruh jang seong soo  memberi semua dokumen yang berkaitan dengan tugas jiphunjeon. jang seong soo setuju, ia berjanji akan membawanya ke tempat ini lagi nanti malam. seong soo keluar dari tempat tersebut, sampai di ujung jalan ia dikepung dengan sekelompok orang tak dikenal.

Mu hyul memberitahu Raja bahwa para pengawal kerajaan datang mengacak-acak byuksajae karena di sana terdapat orang yang membunuh para sarjana. Mal jo saeng masuk, mu hyul keluar. Mal jo saeng memberikan informasi yang sama kepada raja mengenai byuksajae. Mal jo saeng menyuruh raja untuk tidak mempercayai siapa pun, dan mulai mencurigai dari orang-orang yang tak mungkin di curigai (orang keparcayaan raja) karena mil bon sudah dimana-mana. Dan jika raja masih tidak mencurigai orang-orang terdekatnya maka sekali lagi akna terjadi pertumpahan darah. "maka dari itu, aku dengan kerendahan hati akan bersedia memimpin penyidikan secara diam-diam jika raja meminta" ucap mal jo saeng. Raja hanya menolak halus dengan tertawa.

Mal jo saeng keluar dari gerbang istana utama. Ia lalu berpapasan dengan seorang menteri. Menteri itu lalu menyapanya dan menanyakan kenapa ia akhir-akhir ini sering mengunjungi raja secara diam-diam. Mal jo saeng melihatnya dengan tatapan tidak suka, ia lalu mengubah topic pembicaraan mnegenai mil bon. Menteri tadi mengungkapkan bahwa ia tidak percaya dengan adanya mil bon, karena Mil Bon dari dulu sudah dianggap sebuah rumor.


Mu hyul menghampiri raja. Raja tiba-tiba curhat bahwa saat ini ia sedang merasa seperti pembunuh. Karena tidak dapat mempercayai dirinya sendiri. secara tidak langsung, raja mengepresikan kegundahannya kepada mu hyul.
Pemimpin desa banchon bicara kepada pyung. Bagaimana bias ia ketahuan?. "kalu begitu aku akan menyuruh orang lain untuk berjaga di byuksajae. Tugas selanjutnya kau tidak boleh gagal. Ia adalah Sung sam moon" tegasnya.

Seorang senior membanting buku-buku bacaan yang disimpan jang seong soo dihadapan sarjana-sarjana yang lain. Ia menilai bahwa buku-buku tersebut btidak pantas dibaca oleh seorang sarjana konfusius. jang seong soo pura-pura menyesal dan menangis serta minta dihukum agar bias keluar malam nanti. Dilembaran buku tersebut terbuka, ada buku bertuliskan huruf/bahasa india. Sam moon dan Paeng nyun memperhatikan lembaran buku tersebut.

Kang chae yoon dan cho tak pergi ke rumah si pembawa peti mayat. Chae yoon mencurigai orang ini mengetahui siapa yang menyembunyikan mayat-mayat itu sebelumnya. Awalnya si pembwa peti mayat ini tidak mengaku, namun cho tak kemudian berpura-pura membunuh cucu dari si pembawa mayat ini. Akhirnya setelah diancam, ia mengatakan bahwa yang mencuri mayat-mayat tersebut adalah sarjana Song sam moon.

sam moon dan paeng nyun memerhatikan dengan curiga atas tingkah laku jung seong soo. sam moon berencana mengikuti sarjana jung seong soo keluar malam ini.
Song sam moon membuntuti sarjana jang seong soo dan menanyakan mengenai apa yang sedang dilakukan jung soo terhadap bahasa india tersebut. seong soo menghindar namun sam moon menarik baju seong soo, terlihatlah tattoo yang sama dengan yang ia miliki dan juga mayat miliki. Sam moon membandingkannya, dan menuding bahwa seong soo juga merupakan bagian dari organisasi Cheonji (perintah raja). seong soo tak mengakuinya, mereka akhirnya bergulat.

Kang chae yoon dan cho tak pergi ke jiphyunjeon untuk mencari song sam moon. Namun, salah satu sarjana senior mengatakan bahwa sam moon pergi mengikuti joong jung soo ke jigwansa (kuil jig wan).

Kang chae yoon dan cho tak menuju ke jigwansa. Ia bersembunyi karena melihat so yi berjalan dari kejauhan.

Sam moon akhirnya menanyakan kepada seong soo, apa sebenarnya yang diperintahkan yangmulia kepada jung soo? Dan mengapa sarjana-sarjana meti? Lalu siapa berikutnya yang akan mati?. seong soo menjawab, "tunggulah sebentar, aku akan member jawabannya nanti".

seong soo lalu pergi meninggalkan sam moon.

Di balik semak-semak, pyung si pembunuh bertopeng mengintai mereka berdua.

Pyung menghadang jang seong soo. Mengacungkan pedang dileher seong soo.

Pyung menyuruh jang seong soo untuk meninggalkan buku/dokumen yang dibawanya, lalu ikut pergi dengannya. seong soo berkata "bahkan jika kau membawa ku pun, kau tak akan mendapatkan apa yang kau inginkan". seong soo kemudian nekad, kabur, dan berlari sambil berteriak agar didengar So Yi "LARI!! LARI!! JANGAN DATANG".
Benar saja, so yi mendengar teriakan seong soo. Cho tak dan chae yoon pun mendengar, sepertinya jarak mereka tak terlalu jauh. Chae yoon menghadang so yi, "dia sudah mati sekarang. Lebih baik kau pergi dari sini dan beri tahu raja" perintahnya.

Pyung menyabetkan pedang dileher jung soo, dan mengambil buku tadi.

Chae yoon dan cho tak berpencar mencari pyung. Cho tak bertemu dengan pyung lebih awal, namun ia terkena sabetan pedang pyung. Chae yoon akhirnya menemukan cho tak yang sedang sekarat, cho tak berpesan "tangkap dia. Disini tidak ada yang akan melihatmu. Gunakan chulsangsol (lompatan seni bela diri).  Gunakan seluruh kemampuan mu!"



Chae yoon lalu menggunakan jurus saktinya, untuk mencari pyung. Pyung juga menggunaka chulsangsol untuk mencari So Yi. Mereka akhirnya berpapasan. "kau meninginkan ini (buku yang dibawa jung soo)?". Chae yoon menolaknya, karena ia tak mengerti mengenai buku tersebut. Pyung menjawab "kau cukup beruntung, selanjutnya kau tunggu saja, aku akan membunuhmu". Chae yoon malah melempar pedangnya dan menyuruh pyung untuk membunuhnya.

So yi akhirnya sampai ke istana raja, dan meuliskan kepada Raja bahwa sarjana jang seong soo sudah tewas. "sialaaannn!!" raja marah.

"aku tidak tertarik dengan orang sepertimu" kata pyung, lalu melompat pergi meninggalkan chae yoon. Chae yoon melompat juga mengejar pyung. Mereka berkelahi di udara, chae yoon bahkan mampu melepas separuh topeng pyung. Pyung tertegun. "Chulsangsol. Bagaimana bisa kau melompat seperti itu? Siapa kau?". Chae yoon "kau bilang kau tidak tertarik dengan orang sepertiku. Dasar kau bajingaaaaannn!!".

written : mida @ pelangidrama
picture : apni  @ pelangidrama

ai 05 Mar, 2012


-
Source: http://www.pelangidrama.net/2012/03/sinopsis-k-drama-tree-with-deep-root.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com Share on Facebook