[Sinopsis K-Drama] Tree With Deep Root Episode 7
Di tempat persembunyian mayat, Sang moon sedang berdiskusi dengan Paeng Nyun mengenai kemampuan biro penyelidikan yang terbatas sehingga tidak mengetahui gambaran besar tentang kasus pembunuhan berantai ini. Namun, Sang Moon tiba-tiba keluar karena merasa ada yang mengintai mereka. Benar saja, karena sang pembunuh bertopeng memang sedang mengintai mereka. Sayangnya, Sang Moon tak menemukan siapa-siapa.
Pembunuh bertopeng tadi segera pulang dan melepas topengnya, dan ternyata pembunuh bertopeng itu adalah Pyung. Pyung memasuki rumah pemimpin desa banchon tersebut. Dan memeberitahu bahwa yang mencuri mayat-mayat tersebut adalah sarjana Song Sam Moon dan Park Paeng Nyun. Ga Ri Oh dan bibi pemimpin desa banchon tersebut terkejut. Namun, Pyung menjelaskan "sepertinya mereka tak tau apa yang sedang mereka kerjakan. Meraka hanya membandingkan tattoo yang mereka dan mayat miliki". Ga ri Oh menjawab "benar! Dia tidak tau secara keseluruhan masalah ini (Mil bon). namun begitu, kau harus tetap memperhatikan Sung Sam Moon karena dia bukanlah tipe orang yang akan melepaskan begitu saja keingintahuannya"
Mereka bertiga bergegas pergi karena sudah mengetahui bahwa mungkin saja sarjana yang mengambil mayat. Di perjalanan Cho tak menanyakan kepada chae yoon kemana So yi setelah diinterogasi kemarin? Cho tak juga mengutarakan keheranannya mengapa So Yi tidak dibunuh oleh pembunuh bertopeng tersebut, padahal kan mereka sempat berhadap-hadapan. Chae yoon hanya mengatakan tidak tahu. Chae yoon berhenti karena Park po berjalan ke arah jiphunjeon, karena seharusnya mereka tidak mencari mayat kesana. Ia memberitahukan alasannya bahwa "seorang sarjan tidak mungkin meninggalkan mayat di jiphyunjeon. Melainkan di rumah!" jelasnya.
Sang pemimpin biro penyelidikan tadi datang menghampiri mereka dan memberi kabar bahwa para orang tua korban marah karena mayat-mayat tersebut hilang. Dan menyuruh mereka untuk menyampaikan hal tersebut kepada keluarga korban.
Di suatu aula, Raja sedang mendengarkan penelitian seorang kasim mengenai fonem (bunyi bahasa). disini Raja tak fokus mendengarkan bunyi tersebut karena fikirannya terganggu dengan masalah Mil Bon. Raja kemudian menyuruh Hyang Pil untuk memanggil menteri Mal Jo Saeng. Namun, seorang dayang menghampiri raja dan menyampaikan pesan bahwa Mal Jo Seng ingin menemuinya secara pribadi.Pucuk dicinta ulam pun tiba (wkwkww~)
Mal Jo Seng mengajak Raja sejong dan Mu hyul ke tempat lama Jung Do Gwang. Lalu mengajak Raja masuk ke ruang bawah tanah bangunan tersebut. Mal Jo Seng menunjukan ukiran tulisan huruf hanja di dinding gua tersebut. Isinya,
Bon mil, untuk petunjuk bagi raja
Bon mil akan akan bangkit di Joseon
Akar pertama dari Bon Mil
Jung Do Jun
Raja pun demikian, ia bersikukuh kepada mal jo saeng bahwa jung do jun dan jung do gwang sudah mati. Sehingga tidak ada lagi Mil Bon. Jadi, seharusnya tidak ada yang menuliskan ini di dinding. Jikapun masih ada, mereka tidak memiliki kemampuan unntuk melanjutkan mil bon, berarti mil bon seharusnya sudah dibubarkan. Mal jo saeng menjawab "masih ada. Kelahiran Tahun Gichook (1409)…."
Mal jo saeng memberi tahu raja bahwa keturunan terakhir yang masih hidaup adalah Jung joon Gi. Lalu memberi raja sebuah buku yang berisi rekaman pelacakan Jung joon Gi selama ini.
Ga Ri Oh menemui Hae kang untuk bergabung dengan organisasi Bon Mil. Hae Kang marah dan merasa dibohongi karena pemimpin bon mil seharusnya sudah mati. Malah hae kang sempat ingin membunuh Ga Ri Oh karena dianggap sudah membodohinya. Secara, seluruh keluarga Sam dong (Joon gi jun) mati dibunuh mantan raja.
"ada! Satu orang selamat....pada tahun Gichook, keponakan Sam Bong, putra pertama jung Do Gwang, Jung joon gi." Kata Ga Ri Oh alias jung joon gi
"ini tidak mungkin!!" jawab guru hae kang
"kau telah melihatnya sediri bukan? Pesan dari Jung joon gi yang ditinggalkan 20 tahun yang lalu"
Ga Ri Oh alias Jung joon gi menceritakan mengenai kebakaran yang terjadi di JooJaso (Departemen percetakan), bahwa hari itu adalah hari kembalinya Mil Bon.
Di desa tempat tinggal para korban tadi, para petugas pembawa peti mati sudah datang. Mereka mengeluh karena peti tersebut sangat berat.
Di istana, di aula pertemuan. Raja gelisah memikirkan mengenai kemunculan Mil Bon, belum lagi masalah kemunculan ddul bok yang datang secara bersamaan. Ia membuat raja resah, saking resahnya raja sampai menghancurkan lampion. So yi melihatnya dari kejauhan dengan simpatik.
Cho tak dan kang chae yoon bertemu kembali. Cho tak akhirnya tidak dapat menemukan pyung. Cho tak lalu membahas kemampuan terbang dan melompat Pyung tadi. Ia berasumsi bahwa Pyung satu guru dengan Chae Yoon. Chae yoon membantahnya namun kemudian ia berpikir bahwa sudah dua tahun ini ia tak bertemu dengan gurunya itu. Jadi, mungkin saja itu terjadi.
Mereka berdua lalu dikejutkan dengan kedatangan pemimpin biro penyelidikan, "kang chae yoon! Mayat-mayat sudah ditemukan. Mayat tersebut berada didalam peti mati yang dikirimkan raja" ucapnya. Kang chae yoon lalu menyuruh pemimpin biro penyelidikan dan Cho tak memanggil si petugas pembawa peti mayat.
Chae yoon mengusap lehernya yang berdarah terkena sabetan pedang Pyung tadi, dalam kemarahan ia berkata "kau bermain dengan orang yang salah. Aku adalah Ddol Bok dari desa Han Jin! Sialan!!"
Raja memanggil putra kelimanya, Pangeran Gwangpyeong dan So Yi. Raja menyuruh pangeran untuk tetap focus pada masalah politik Negara dan menghentikan sementara pekerjaan yang sedang mereka kerjakan. Sementara waktu ini raja juga tidak akan pergi ke Jiphyunjeon. Raja juga meyuruh pengeran untuk memberitahu semua orang untuk bersembunyi. Proyek Jang Ri gyo pun diberhentikan raja sementara.
Raja kemudian bertanya kapan pertemuan dengan Jang Seong soo. So yi menuliskan, sore ini di Byuksajae banchon. Raja menyuruh So yi untuk membakar semua yang terkait.
Di pasar desa banchon, mereka sedang bersiap-siap karena akan kedatangan sarjana dari kerajaan. Namun, mereka (semua penduduk) dikejutkan karena mendengar berita bahwa para pengawal kerajaan/biro penyelidikan mengacak-acak byuksajae. Pemimpin desa tersebut memberi arah, "mari semua bergegas!"
Rombongan dari biro penyelidikan datang ke byuksajae. Pemilik byuksajae ketakutan, dan menanyakan ada apa yang terjadi. Kang Chae yoon menjawab "dimana pria dengan gelang, tinggi, wajah pucat, dan suara seperti hantu itu?! Dimana dia?!!"
"aku ttiiiddaakk tahuu…" jawab si pemilik byuksajae itu ketakutan. Park po marah-marah, mana mungkin kau mempekerjakan orang yang tak kau kenal ditoko mu sendiri. "dia adalah hamba dari wang untuk ming. Selain itu dia mengerti banyak buku. Mana ku tahu kalau ia orang jahat". Sambil menarik kerah baju si pemilik byuksajae tersebut Chae yoon bertanya sudah, "berapa lama ia dipekerjakan?", "dua bulan" jawab si pemilik byuksajae ketakutan.
"apa yang kalian lakukan" teriak bibi pemimpin desa banchon dari luar byuksajae. Seluruh penduduk desa banchon sudah mengepung areal byuksajae tersebut. "dalam rangka apa kalian melakukan ini?" lanjutnya. Chae yoon, Park po dan Cho tak keluar dari byuksajae tersebut. Park po menjawab "hei kau tahu, orang yang bekerja disini adalah pembunuh sarjana yoon pin, ia juga berusaha membunuh chae yoon kami". Namun pemimpin desa tersebut tidak menggubrisnya. Ia malah membahas bahwa mereka datang ke jiphunjeon tidak memiliki izin. Kang chae yoon maju, bertanya, "pemimpin desa, kau pasti tau kan siapa orang yang bekerja disini". Pemimpin desa tersebut mengelak, bahwa meskipun ia pemimpin desa tersebut tapi bukan berarti ia mengetahui warga-wargaku. Mereka semua membubarkan diri karena akhirnya rombongan kerajaan menyerah sebab tidak memiliki senjata. Pada saat itu kang chae yoon melihat so yi dan jang seong soo (sarjana jiphunjeon).
So Yi bertemu dengan sarjana jang seong soo. Ia membawa pesan dari raja untuk menyuruh jang seong soo memberi semua dokumen yang berkaitan dengan tugas jiphunjeon. jang seong soo setuju, ia berjanji akan membawanya ke tempat ini lagi nanti malam. seong soo keluar dari tempat tersebut, sampai di ujung jalan ia dikepung dengan sekelompok orang tak dikenal.
Mu hyul memberitahu Raja bahwa para pengawal kerajaan datang mengacak-acak byuksajae karena di sana terdapat orang yang membunuh para sarjana. Mal jo saeng masuk, mu hyul keluar. Mal jo saeng memberikan informasi yang sama kepada raja mengenai byuksajae. Mal jo saeng menyuruh raja untuk tidak mempercayai siapa pun, dan mulai mencurigai dari orang-orang yang tak mungkin di curigai (orang keparcayaan raja) karena mil bon sudah dimana-mana. Dan jika raja masih tidak mencurigai orang-orang terdekatnya maka sekali lagi akna terjadi pertumpahan darah. "maka dari itu, aku dengan kerendahan hati akan bersedia memimpin penyidikan secara diam-diam jika raja meminta" ucap mal jo saeng. Raja hanya menolak halus dengan tertawa.
Mal jo saeng keluar dari gerbang istana utama. Ia lalu berpapasan dengan seorang menteri. Menteri itu lalu menyapanya dan menanyakan kenapa ia akhir-akhir ini sering mengunjungi raja secara diam-diam. Mal jo saeng melihatnya dengan tatapan tidak suka, ia lalu mengubah topic pembicaraan mnegenai mil bon. Menteri tadi mengungkapkan bahwa ia tidak percaya dengan adanya mil bon, karena Mil Bon dari dulu sudah dianggap sebuah rumor.
Pemimpin desa banchon bicara kepada pyung. Bagaimana bias ia ketahuan?. "kalu begitu aku akan menyuruh orang lain untuk berjaga di byuksajae. Tugas selanjutnya kau tidak boleh gagal. Ia adalah Sung sam moon" tegasnya.
Seorang senior membanting buku-buku bacaan yang disimpan jang seong soo dihadapan sarjana-sarjana yang lain. Ia menilai bahwa buku-buku tersebut btidak pantas dibaca oleh seorang sarjana konfusius. jang seong soo pura-pura menyesal dan menangis serta minta dihukum agar bias keluar malam nanti. Dilembaran buku tersebut terbuka, ada buku bertuliskan huruf/bahasa india. Sam moon dan Paeng nyun memperhatikan lembaran buku tersebut.
Kang chae yoon dan cho tak pergi ke rumah si pembawa peti mayat. Chae yoon mencurigai orang ini mengetahui siapa yang menyembunyikan mayat-mayat itu sebelumnya. Awalnya si pembwa peti mayat ini tidak mengaku, namun cho tak kemudian berpura-pura membunuh cucu dari si pembawa mayat ini. Akhirnya setelah diancam, ia mengatakan bahwa yang mencuri mayat-mayat tersebut adalah sarjana Song sam moon.
Song sam moon membuntuti sarjana jang seong soo dan menanyakan mengenai apa yang sedang dilakukan jung soo terhadap bahasa india tersebut. seong soo menghindar namun sam moon menarik baju seong soo, terlihatlah tattoo yang sama dengan yang ia miliki dan juga mayat miliki. Sam moon membandingkannya, dan menuding bahwa seong soo juga merupakan bagian dari organisasi Cheonji (perintah raja). seong soo tak mengakuinya, mereka akhirnya bergulat.
Kang chae yoon dan cho tak pergi ke jiphyunjeon untuk mencari song sam moon. Namun, salah satu sarjana senior mengatakan bahwa sam moon pergi mengikuti joong jung soo ke jigwansa (kuil jig wan).
Kang chae yoon dan cho tak menuju ke jigwansa. Ia bersembunyi karena melihat so yi berjalan dari kejauhan.
Sam moon akhirnya menanyakan kepada seong soo, apa sebenarnya yang diperintahkan yangmulia kepada jung soo? Dan mengapa sarjana-sarjana meti? Lalu siapa berikutnya yang akan mati?. seong soo menjawab, "tunggulah sebentar, aku akan member jawabannya nanti".
seong soo lalu pergi meninggalkan sam moon.
Di balik semak-semak, pyung si pembunuh bertopeng mengintai mereka berdua.
Pyung menghadang jang seong soo. Mengacungkan pedang dileher seong soo.
Pyung menyabetkan pedang dileher jung soo, dan mengambil buku tadi.
Chae yoon dan cho tak berpencar mencari pyung. Cho tak bertemu dengan pyung lebih awal, namun ia terkena sabetan pedang pyung. Chae yoon akhirnya menemukan cho tak yang sedang sekarat, cho tak berpesan "tangkap dia. Disini tidak ada yang akan melihatmu. Gunakan chulsangsol (lompatan seni bela diri). Gunakan seluruh kemampuan mu!"
"aku tidak tertarik dengan orang sepertimu" kata pyung, lalu melompat pergi meninggalkan chae yoon. Chae yoon melompat juga mengejar pyung. Mereka berkelahi di udara, chae yoon bahkan mampu melepas separuh topeng pyung. Pyung tertegun. "Chulsangsol. Bagaimana bisa kau melompat seperti itu? Siapa kau?". Chae yoon "kau bilang kau tidak tertarik dengan orang sepertiku. Dasar kau bajingaaaaannn!!".
written : mida @ pelangidrama
picture : apni @ pelangidrama
ai 05 Mar, 2012
-
Source: http://www.pelangidrama.net/2012/03/sinopsis-k-drama-tree-with-deep-root.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com Share on Facebook














































