[Sinopsis K-Drama] Tree With Deep Root Episode 8
Review episode 7
So yi sampai ke istana dan memberitau raja atas kematian jung seong soo. Mu hyul yang pada saat ini sedang berada disebelah raja berkeputusan akan mencari jung seong soo malam itu juga.
Tendangan chae yoon mengenai badan pyung, pyung pun tersungkur. Chae yoon mengeluh, "aku kecewa ternyata hanya segitu saja kemampuanmu". "lalu kau pikir kau bisa menang melawanku? Siapa kau sebenarnya" tanya pyung. "seperti yang kau tau, aku pengawal kerajaan, Kang Chae Yoon. Lalu siapa kau? Ahhh… aku tak perduli siapa kau, yang jelas aku harus menangkapmu" jawab chae yoon memainkan pisaunya bersiap untuk menyerang pyung, namun dari keajuhan ia mendengar suara mu hyul.
Pyung yang juga mendengarnya langsung melompat terbang lari, ia meninggalkan buku milik jung seong soo. Buku tadi diambil oleh chae yoon. Chae yoon melesat terbang mengejar pyung.
Para pasukan pengawal istana tidak menemukan tubuh jang seong soo ditempat yang diarahkan chae yoon. Mu hyul sempat melirik curiga ke chae yoon namun salah satu pengawal istana menemukan petunjuk, bahwa mungkin si pembunuh membawa tubuh jang seong soo dan tidak meninggalkannya.
Pangerang gwangdweng, raja, hyang pil dan so yi diberitahu oleh mu hyul bahwa sarjana jang seong soo sudah terbunuh semalam, bahkan ikut cemas memikirkan alasan meninggal dan menghilangnya jasad sarjana jang seong soo.
Seorang petugas (ga tau jabatannya apa hehe^^ aku sebut dia sarjana jang eun seong selanjutnya) juga memberitahu para menteri, "yang mulia, ada sesuatu didanau" dengan panic.
Mu hyul kemudian menyuruh tabib tersebut untuk mengangkat mayat jang seong soo. Mayat diangkat dan terlihatlah tulisan pesan di kain alas mayat tadi.
Bunga hanyalah bunga
Ini tidak bisa menjadi sebuah akar
Raja dan para orang kepercayaannya (pangeran gwangdweng, mu hyul, hyang pil) keluar dari danau tadi menuju istana utama. Sambil berjalan raja terus berpikir apakah ini benar perbuatan mil bon? Apakah benar ini adalah Jung Joon Gi?
Pangeran inigin membahas masalah yang baru saja terjadi , namun raja mengelak berkata bahwa ia ingin tidur siang dan menyuruh mereka untuk keluar.
Jo Mal saeng bergumam dalam hatinya mengenai surat di perahu tadi, itu adalah kata-kata yang tidak boleh diucapkan…
Wakil perdana Menteri (menteri Lee) Dalam ruangannya juga berpikir yang sama, "kenapa bisa terjadi seperti ini…?"
Bunga hanyalah bunga
Ini tidak bisa menjadi sebuah akar
Jang eun Seong mengakui bahwa ia pernah melihat naskah/tulisan seperti itu pada saat ujian pejabat pada tahun KiChoong, dan yang menuliskan essay seperti itu adalah Jung Gi Joon. Ia berpendapat bahwa ini hanya lelucon, karena hal ini pernah terjadi sebelumnya dan tak pernah terbukti karena menurutnya Jung Gi Joon sudah mati, jadi Jang Eun Seong tetap berpendapat bahwa hal semacam ini hanya rumor yang terulang lagi.
wakil perdana menteri Lee menanyai Sarjana Jang Eun Seong mengenai Bon Mil, "Guru bagaimana pendapatmu mengenai Bon mil? Kau percaya bon mil sudah muncul?". Sarjana Jang terkejut, dan balik bertanya kepada wakil perdana menteri Lee apakah ia percaya dengan kemunculan Mil Bon. Menteri Lee "ini bukan masalah percaya atau tidak, Aku adalah anggota Mil Bon"
menteri lee kemudian menceritakan mengenai malam terakhir ia bertemu dengan Jung Gi Joon muda kepada sarjana Jang Eun Seong. Pada malam itu ia memberitahu Jung Gi joon bahwa Jung Do gwang sudah meninggal, "bagaimana ini tuan muda?"
jung Gi joon muda lalu menyuruh menteri lee untuk menyusup ke dalam pemerintahan dan berpura-pura tidak mengetahui mengenai Mil Bon. Karena sementara waktu itu Jung Gi Joon akan kembali membawa banyak pengikut sebagai Mil Bon. "aku pasti akan kembali lagi, dan ketika aku kembali, kau harus memegang kekuasaan tertinggi di kerajaan" kata Jung Gi Joon. Jung Gi Joon lalu memberikan sebuah amplop kepada menteri lee.
"ha-ha-ha-ha…. Menteri kau pasti bercanda kan? Jangan menipu ku" kata sarjana Jang eun Seong sedikit takut dan terkejut. "aku mengatakan ini adalah untuk mengungkapkan bahwa kau adalah termasuk orangku (harus masuk Bon Mil). Kau tidak punya pilihan lain, karena kau sudah mengetahui hal ini. Kau mengerti maksudku kan?" kata menteri Lee. "ya aku mengerti, jadi kau benar anggota Bon Mil guru?" sarjana jang bertanya lagi.
"yaa memang agak meragukan. 20 tahun yang lalu setelah ia memberiku perintah untuk duduk dikerajaan, perintah selanjutnya tak pernah datang. Kupikir organisasi itu sudah bubar. Namun, 20 tahun kemudian perintah itu datang lagi" jelas menteri lee, ia lalu memberikan amplop lusuh yang diberikan oleh Jung Gi Joon pada malam terakhir mereka bertemu kepada sarjana Jang Eun Seong.
"apa ini?" Tanya sarjana Jang, ia lalu membaca pesan di dalam amplop tersebut. Isinya dalam tulisan hanja,
Ketika cetakan yang terbakar dan noda darah istana, Anda akan tahu bahwa waktunya telah tiba.
Bibi pemimpin desa banchon lalu menanyakan kepada pyung, siapa orang yag ingin ditemui oleh jang seong soo pada malam kematiannya, apakah itu song sam moon mengingat sam moon baru-baru ini mengajukan cuti. Pyung menjawab bahwa itu bukan song sam moon, karena menurutya sang moon tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Lalu Ga Ri Oh/Jun Gi joon menanyakan mengapa wajah pyung terluka, apa itu karena kang chae yoon? Pyung tidak mengaku, ia hanya bilang bahwa ia terluka ketika mengurus Jang Seong Soo.
Pyung menyuruh sesorang untuk mencari guru Lee Bang Ji (satu-satunya orang yang paling mahir chulsangsol yang juga gurunya kang chae yoon) di ham gil do.
Sam moon menolak untuk membantu chae yoon mengartikan kata tersebut. Chae yoon lalu memberikan 3 alasanmengapa ia menyuruh sam moon untuk mengartikan kalimat itu.
1. Itu merupakan mimpi / keinginan Yoon pil sebelum meninggal
2. Jika sam moon berhasil mengartikannya, maka chae yoon akan memberikan buku peninggalan sarjana jang seong soo pada malam ia terbunuh
Raja membanting sebuah cawan karena kesal. "adakan pertemuan segera!" perintahnya kepada putra mahkota. Menteri Jo Mal Saeng melihat kekesalan raja.
"tujuan pertemuan kali adalah membicarakan mengenai hukum pajak" kata raja. Semua menteri terkejut. Menteri jo mal saeng bahkan menginterupsi raja bahwa seharusnya kita membahas mengenai kematian 3 sarjana jiphyunjeon. Raja tidak mengindahkan kata-kata menteri jo mal saeng.
Raja membahas mengenai adanya pejabat local dan pejabat pusat yang melakukan tindak korupsi dengan menutupi hasil panen yang sebenarnya. Menteri yang lain menjawab bahwa itu semua dilakukan karena si petani yang menyuruh, bahkan raja sudah melakukan sensus itu itu semua bukan?
Raja lalu menjawab bahwa ia sudah melakukan penyelidikan melalu sarjana jiphyunjeon. Salah seorang sarjana mengatakan bahwa pada seluruh petani hanya disuruh menggambar huruf diselembar kertas (artinya si petani tak benar-benar mengetahui artinya mengingat orang rendahan tidak bisa baca tulis). Raja lalu menyuruh untuk mengadakan sensus ulang dan memperbaiki hukum pajak dan dilakukan oleh sarjana jiphunjeon (bukan pejabat local, semua menteri terkejut dan tampak tidak setuju), ia menunjuk sarjana Nam Sa Chul sebagai penanggung jawab.
Pangeran mendatangi raja, ia menyuruh raja untuk memikirkan kembali mengenai peraturan perubahan undang-undang perpajakan karena itu berarti raja mencoba menentang para menteri. Lalu pangeran mencoba menebak apa yang dipikirkan oleh raja, "apakah kau melakukan ini untuk melihat berapa banyak orang yang berada di pihakmu?", raja "jangan pernah mencoba menebak apa yang sedang aku pikirkan, dimaana So Yi?"
Pangeran menemui mu hyul dan menceritakan mengenai apa tujuan raja melakukan perunahan undang-undang pajak. Mu hyul pun sama dengan pangeran, ia juga tak mengetahuinya. "kau sudah melayani raja selama ini, jangan bilang kau tidak tahu alasannya" kata pangeran. "yang kutahu raja adalah orang yang sangat kuat dan bijaksana, begitulah ia" kata mu hyul.
Salah seorang pengawal kerajaan memberitahu raja bahwa ada seorang bendahara kerajaan yang mengudang pejabat local diam-diam dan mereka sedang berkumpul (mendiskusikan protes terhadap raja) di Yoon Wol. Dan pertemuan itu dipimpin oleh menteri kim hah rim.
Di yoon wol, menteri kim hah rim ternyata mengundang Ga ri Oh alias Jung gi joon. Jung gi joon melancarkan aksinya untuk menggulingkan raja dengan menyebarkan isu bahwa raja sudah melenceng dari aturan konfusius malah berniat untuk menghancurkan konfusius. Ia juga mencontohkan bahwa para sarjana jiphyunjeon malah mengenyampngkan pelajaran konfusius dan memilih untuk mempelajari astronomi, sejarah, sastra, dan matematika sehingga hasilnya para sarjana terlena dan lebih tidak mempelajari konfusius, "raja berhasil!" jelas Ga Ri Oh.
Ga Ri Oh juga menyinggung mengenai undang-undang pajak yang baru yang intinya melukai para mahasiswa local dan birokrat. Sehingga terjadilah perpecahan ajaran konfusius di sudut-sudut negeri ini. Maka dari itu tuan hae kang ingin membangun perpustakaan dan sekola-sekolah di pedesaan. Dan jika undang-undang perpajakan dirubah maka para guru local (hae kang maksutnya) tidak bisa terlibat investasi pajak dan tidak mendapatkan uang lebih, akhirnya apa? Sekolah-sekolah tidak bisa didirikan. (ngooooookkkkk~~)
Mu hyul mendatangi raja yang sedang membaca gulungan perkamen laporan pada masa lampau. Mu hyul meminta raja untuk menyelidiki Bon Mil bukan mengubah undang-undang perpajakan. Mu hyul menambahkan bahwa hanya karena mereka (para menteri menentang) pikiran raja tidak berarti bahwa mereka anggota dari Mil Bon. "mereka ada diantara itu!" kata raja keras, raja frustasi lalu membanting gulungan perkamen yang sedang dibacanya.
"Aku hanya ingin membangun joseonku. memangnya apa yang kulakukan sampai para cabinet menentangku? Ketika aku mengusulkan untuk membuat kaelnder sendiri dan bukan kalender cina, ketika aku mengirim orang ke cina untuk belajar astronomi, ketika aku ingin melakukan sensus undung reformasi undang-undang pajak, ketika aku mengangkat derajat budak. Mereka hanya berusaha untuk melindungi keuntungan mereka dengan alasan public. Sejak kapan Konfusius mengatakan bahwa kita tidak dapat membuat kalender kita sendiri? Kapan Konfusius mengatakan bahwa kita tidak bisa mendengar suara-suara rakyat kita! aku hanya ingin membangun negeri ini. Apa yang telah kulakukan yang begitu salah?"
Lee do lalu menghampirinya, raja mundur takut akan bayangannya sendiri. "lalu… ini belum terlambat, Pergi ke makam Lee Bang Won (raja taejong). Mintalah pengampunan dan menangis. Anda hanya Lee Do, karena itu ada tidak bisa melakukan apa-apa"
(maksutnya berarti, raja sejong harus mengakui bahwa sesungguhnya ia memang harus memerintah dengan keras dan kejam seperti raja taejong dulu)
So yi berjalan memasuki rumah tabib, chae yoon dan park po measih mengikutinya. So yi lalu keluar dari rumah tabib tersebut, cahe yoon masuk dan menanyai si tabib apa yang dilakukan so yi. Si tabib menjawab bahwa so yi kadang-kadamg memang datang ke sini memberi San Jo In (halusinogen), dan DDE Jong (anestesi). Ini semua karena ia memiliki insomnia akut.
chae yoon lalu melanjutkan kembali kalimatnya, ia terus menanyakan apakah hal yang membuat so yi terlalu takut untuk tidur? menggunakan San Jo In dan DDE Jong terus menerus itu tidak akan bisa bertahan lama. kau tidak bisa hidup terus seperti itu. cari cara lain, ungkap chae yoon. chae yoon berbalik untuk pergi namun dihadapannya sudah ada raja berdiri. So Yi terkejut.
raja : "mengapa? Mengapa Akau melakukannya jika kau tahu bahwa kau tidak akan bertahan?"
chae yoon : "Karena ayah saya meninggal untuk saya, aku menjadi seperti itu setelah ia meninggal" (raja dan so yi tertegun) "
raja lalu menanyakan apakah chae yoon sangat merindukan ayahnya? (raja maju mendekati chae yoon)
chae yoon, "Tidak. aku takut.Bagiku ...Ayah ku adalah segalanya.Tapi kemudian, aku menjadi sendirian.Aku takut itu. setiap hari aku bertanya, ayahku memangnya sudah melakukan kesalahan apa sampai dunia ini membunuhnya?" ia juga melanjutkan bahwa jika ia tidur lalu terbangun, ia akan bertemu dengan ayahnya yang terus menanyakan mengapa ia mati? dan chae yoon tak bisa menjawabnya. "maka dari itu aku bertekad membalaskan dendam ayahku. begitulah caraku putus asa, begitulah caraku marah". chae yoon mulai menggenggam erat pedangnya.
aku tau itu ddol bok, ucap hati raja. "lalu lanjutkan tujuanmu" kata raja, so yi dan mu hyul terkejut. chaae yoon tetap memegang pedangnya.
written : mida @ pelangidrama
picture : apni @ pelangidrama
Author_blog 12 Mar, 2012
-
Source: http://www.pelangidrama.net/2012/03/sinopsis-k-drama-tree-with-deep-root_12.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com Share on Facebook



































