HPK

mesothelioma survival rates,structured settlement annuity companies,mesothelioma attorneys california,structured settlements annuities,structured settlement buyer,mesothelioma suit,mesothelioma claim,small business administration sba,structured settlement purchasers,wisconsin mesothelioma attorney,houston tx auto insurance,mesotheliama,mesothelioma lawyer virginia,seattle mesothelioma lawyer,selling my structured settlement,mesothelioma attorney illinois,selling annuity,mesothelioma trial attorney,injury lawyer houston tx,baltimore mesothelioma attorneys,mesothelioma care,mesothelioma lawyer texas,structered settlement,houston motorcycle accident lawyer,p0135 honda civic 2004,structured settlement investments,mesothelioma lawyer dallas,caraccidentlawyer,structured settlemen,houston mesothelioma attorney,structured settlement sell,new york mesothelioma law firm,cash out structured settlement,mesothelioma lawyer chicago,lawsuit mesothelioma,truck accident attorney los angeles,asbestos exposure lawyers,mesothelioma cases,emergency response plan ppt,support.peachtree.com,structured settlement quote,semi truck accident lawyers,auto accident attorney Torrance,mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit,mesothelioma lawyers san diego,asbestos mesothelioma lawsuit,buying structured settlements,mesothelioma attorney assistance,tennessee mesothelioma lawyer,earthlink business internet,meso lawyer,tucson car accident attorney,accident attorney orange county,mesothelioma litigation,mesothelioma settlements amounts,mesothelioma law firms,new mexico mesothelioma lawyer,accident attorneys orange county,mesothelioma lawsuit,personal injury accident lawyer,purchase structured settlements,firm law mesothelioma,car accident lawyers los angeles,mesothelioma attorneys,structured settlement company,auto accident lawyer san francisco,mesotheolima,los angeles motorcycle accident lawyer,mesothelioma attorney florida,broward county dui lawyer,state of california car insurance,selling a structured settlement,best accident attorneys,accident attorney san bernardino,mesothelioma ct,hughes net business,california motorcycle accident lawyer,mesothelioma help,washington mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,diagnosed with mesothelioma,motorcycle accident attorney chicago,structured settlement need cash now,mesothelioma settlement amounts,motorcycle accident attorney sacramento,alcohol rehab center in florida,fast cash for house,car accident lawyer michigan,maritime lawyer houston,mesothelioma personal injury lawyers,personal injury attorney ocala fl,business voice mail service,california mesothelioma attorney,offshore accident lawyer,buy structured settlements,philadelphia mesothelioma lawyer,selling structured settlement,workplace accident attorney,illinois mesothelioma lawyer

Menu Navigasi

[Sinopsis K-Drama] Tree With Deep Root Episode 8

Review episode 7

So yi sampai ke istana dan memberitau raja atas kematian jung seong soo. Mu hyul yang pada saat ini sedang berada disebelah raja berkeputusan akan mencari jung seong soo malam itu juga.


Tendangan chae yoon mengenai badan pyung, pyung pun tersungkur. Chae yoon mengeluh, "aku kecewa ternyata hanya segitu saja kemampuanmu".  "lalu kau pikir kau bisa menang melawanku? Siapa kau sebenarnya" tanya pyung. "seperti yang kau tau, aku pengawal kerajaan, Kang Chae Yoon. Lalu siapa kau? Ahhh… aku tak perduli siapa kau, yang jelas aku harus menangkapmu" jawab chae yoon memainkan pisaunya bersiap untuk menyerang pyung, namun dari keajuhan ia mendengar suara mu hyul.

Pyung yang juga mendengarnya langsung melompat terbang lari, ia meninggalkan buku milik jung seong soo. Buku tadi diambil oleh chae yoon. Chae yoon melesat terbang mengejar pyung.


Pyung sampai ditempat cho tak. "apa yang akan kau lakukan?" tanya chae yoon. Pyung lalu menusukkan pedangnya didada cho tak. "dia masih hidup jika dengan segera kau membawanya ke tabib, namun jika kau mengerku maka ia akan mati. Pertarungan kita lanjutkan lain waktu saja". Pyung langsung melesat terbang dan pergi. "sialan" kata chae yoon. Cho tak menyuruh chae yoon untuk mengejar pyung, cahe yoon tidak mau, ia lalu membelitkan kain ditubuh cho tak agar tak kehabisan darah.
Pyung mendatangi jigwansa tempat dimana ia meninggalkan jung seong soo yang sudah mati. Lalu membawa jenazahnya.
Chae yoon mengendong tubuh cho tak, ia bertemu mu hyul dan pasukan pengawal kerajaan diperjalanan. Park po terkejut melihat cho tak yang lemas, ia kemudian mengambil cho tak dari gendongan chae yoon. Mu hyul bertanya, "kau kehilangan dia? Lalu dimana sarjana Jang?". Kang chae yoon menawab bahwa ia tidak tahu apakah itu jang tapi pasti ia (si pembunuh bertopeng) sudah membunuh orang, dari arah teriakannya sepertinya ia ada disana. "lalu pimpin perjalanan" perintah mu hyul.

Para pasukan pengawal istana tidak menemukan tubuh jang seong soo ditempat yang diarahkan chae yoon. Mu hyul sempat melirik curiga ke chae yoon namun salah satu pengawal istana menemukan petunjuk, bahwa mungkin si pembunuh membawa tubuh jang seong soo dan tidak meninggalkannya.

Pangerang gwangdweng, raja, hyang pil dan so yi diberitahu oleh mu hyul bahwa sarjana jang seong soo  sudah terbunuh semalam, bahkan ikut cemas memikirkan alasan meninggal dan menghilangnya jasad sarjana jang seong soo.


Chae yoon mengunjungi cho tak yang sedang dirawat oleh seorang tabib dan park po. Park po berkata kepada cho tak "tanggung sekali yah kau tidak mati, ini akan lebih mudah jika kau mati", dan itu membuat chae yoon marah, "Dasar bajingan ....Di dunia, ada petani rendah, orang dengan status yang lebih rendah. Tetapi tidak ada yang namanya "hidup tidak berguna", jaga bicaramu sebelum aku membunuhmu!" kata chae yoon sambil menarik kerah baju park po. Park po ketakutan, tabib yang melihatnya juga ketakutan. Lalu masuk pemimpin biro penyelidikan, ia berkata dengan lemas "di danau… di danau"

Seorang petugas (ga tau jabatannya apa hehe^^ aku sebut dia sarjana jang eun seong selanjutnya) juga memberitahu para menteri, "yang mulia, ada sesuatu didanau" dengan panic.


Chae yoon, park po an seorang tabib sampai di danau. Di danau sudah ada Raja, Pangeran, So Yi dan para dayang, menteri-menteri dan pengawal-pengawal raja. Perahu sudah sampai didaratan, perahu tersebut membawa sebuah tubuh yang tertutupi, mu hyul menyuruh tabib tadi untuk membuka dan mengotopsinya. Setelah kain dibuka, betapa terkejutnya mereka, ternyata itu adalah jenazah sarjana jang seong soo yang terbunuh tadi malam. So yi langsung pingsan melihatnya.

Mu hyul kemudian menyuruh tabib tersebut untuk mengangkat mayat jang seong soo. Mayat diangkat dan terlihatlah tulisan pesan di kain alas mayat tadi.

Bunga hanyalah bunga
Ini tidak bisa menjadi sebuah akar

Semua terkejut membaca pesan di kain penutup jenazah tersebut, bahkan song sam moon sampai terjatuh.

Raja dan para orang kepercayaannya (pangeran gwangdweng, mu hyul, hyang pil) keluar dari danau tadi menuju istana utama. Sambil berjalan raja terus berpikir apakah ini benar perbuatan mil bon? Apakah benar ini adalah Jung Joon Gi?

Pangeran inigin membahas masalah yang baru saja terjadi , namun raja mengelak berkata bahwa ia ingin tidur siang dan menyuruh mereka untuk keluar.

Mereka bertiga keluar. Mu hyul cemas karena ini pertama kalinya raja bersikap demikian selama ia melayani raja selamaa ini. Hyang pil pun demikian, ia berharap bahwa raja akan kembali normal dan bisa terus menghadapinya tidak seperti sekarang. Karena menurut mereka, raja sekarang cenderung sedang stress berat.
Dalam tidur siangnya raja gelisah. Ia teringat perkataan menteri Jo mal saeng mengenai untuk mencurigai orang-orang terdekat raja. Ia juga teringat dengan perkataan ayahnya, raja taejong, yang menyuruhnya untuk menggunakan jalan yang sama sepertinya yakni dengan kekerasan, yang artinya raja sejong harus membunuh semua orang yang dianggap mencurigakan. Raja sampi sesak nafas membayangkan itu semua. "tidakkk!! Aku berbeda denganmu….Aku tidak akan pernah menjadi seperti itu…"
So yi demam tinggi setelah melihat mayat jang seong soo tadi. salah satu temannya bahkan heran dengan keadaan so yi, "ya ampun kau seperti tidak pernah melihat mayat orang mati saja".

Jo Mal saeng bergumam dalam hatinya mengenai surat di perahu tadi, itu adalah kata-kata yang tidak boleh diucapkan…

Wakil perdana Menteri (menteri Lee) Dalam ruangannya juga berpikir yang sama, "kenapa bisa terjadi seperti ini…?"


Song sam moon memberitahu Paeng Nyun bahwa ia akan mengadakan cuti. Itu sangat tiba-tiba bagi Paeng nyun. Sam moon mngatakan bahwa pada saat ia ke jigwansa, ia menemukan bahwa jang seong soo juga memiliki tato yang sama dengan mereka. Malam itu jang seong joo berjanji akan memberitahukannya namun malam itu malah jang seong soo terbunuh. "maka dari itu, aku harus tau jawabannya…harus menyelidikinya" lanjut sam moon.
So yi bersiap-siap untuk ke jigwansa dalam keadaan sakit. Teman sesama dayangnya sudah melarangnya. "Kau pikir dia akan meninggalkan paket tersebut setelah mengambil tubuhnya?" kata salah seorang dayang. "Dia mungkin membunuh Jang untuk paket tersebut. Prajurit istana mengatakan bahwa ia tidak melihat paket apapun selama pertarungan" kata seorang dayang istana yang lain. Namun so yi tidak mendengarkannya dan tetap berkemas-kemas. karena ia teringat perkataan Hyang Pil bahwa seluruh pengawal istana yang kemarin pergi ke jigwansa tidak menemukan apapun, mungkin saja buku tersebut jatuh, pikir So Yi.
So yi berjalan buru-buru keluar istana, park po melihatnya lalu mengikutinya.
Sarjana Jang Eun Seong mendatangi wakil perdana menteri Lee untuk membicarakan mengenai kaejadian di danau tadi. Lebih tepatnya menegnai tulisan pesan di perahu yang membawa jasad Jang Seong Soo.

Bunga hanyalah bunga

Ini tidak bisa menjadi sebuah akar

Jang eun Seong mengakui bahwa ia pernah melihat naskah/tulisan seperti itu pada saat ujian pejabat pada tahun KiChoong, dan yang menuliskan essay seperti itu adalah Jung Gi Joon. Ia berpendapat bahwa ini hanya lelucon, karena hal ini pernah terjadi sebelumnya dan tak pernah terbukti karena menurutnya Jung Gi Joon sudah mati, jadi Jang Eun Seong tetap berpendapat bahwa hal semacam ini hanya rumor yang terulang lagi.

wakil perdana menteri Lee menanyai Sarjana Jang Eun Seong mengenai Bon Mil, "Guru bagaimana pendapatmu mengenai Bon mil? Kau percaya bon mil sudah muncul?". Sarjana Jang terkejut, dan balik bertanya kepada wakil perdana menteri Lee apakah ia percaya dengan kemunculan Mil Bon. Menteri Lee "ini bukan masalah percaya atau tidak, Aku adalah anggota Mil Bon"

menteri lee kemudian menceritakan mengenai malam terakhir ia bertemu dengan Jung Gi Joon muda kepada sarjana Jang Eun Seong. Pada malam itu ia memberitahu Jung Gi joon bahwa Jung Do gwang sudah meninggal, "bagaimana ini tuan muda?"

jung Gi joon muda lalu menyuruh menteri lee untuk menyusup ke dalam pemerintahan dan berpura-pura tidak mengetahui mengenai Mil Bon. Karena sementara waktu itu Jung Gi Joon akan kembali membawa banyak pengikut sebagai Mil Bon. "aku pasti akan kembali lagi, dan ketika aku kembali, kau harus memegang kekuasaan tertinggi di kerajaan" kata Jung Gi Joon. Jung Gi Joon lalu memberikan sebuah amplop kepada menteri lee.

"ha-ha-ha-ha…. Menteri kau pasti bercanda kan? Jangan menipu ku" kata sarjana Jang eun Seong sedikit takut dan terkejut. "aku mengatakan ini adalah untuk mengungkapkan bahwa kau adalah termasuk orangku (harus masuk Bon Mil). Kau tidak punya pilihan lain, karena kau sudah mengetahui hal ini. Kau mengerti maksudku kan?" kata menteri Lee. "ya aku mengerti, jadi kau benar anggota Bon Mil guru?" sarjana jang bertanya lagi.

"yaa memang agak meragukan. 20 tahun yang lalu setelah ia memberiku perintah untuk duduk dikerajaan, perintah selanjutnya tak pernah datang. Kupikir organisasi itu sudah bubar. Namun, 20 tahun kemudian perintah itu datang lagi" jelas menteri lee, ia lalu memberikan amplop lusuh yang diberikan oleh Jung Gi Joon pada malam terakhir mereka bertemu kepada sarjana Jang Eun Seong.

"apa ini?" Tanya sarjana Jang, ia lalu membaca pesan di dalam amplop tersebut. Isinya dalam tulisan hanja,

Ketika cetakan yang terbakar dan noda darah istana, Anda akan tahu bahwa waktunya telah tiba.

Kebakaran itu kejadian di joojasoo (rumah percetakan kerajaan), noda darah itu kejadian di danau. Waktunya telah tiba itu maksutnya adalah pertanda bahwa Bon Mil sudah muncul.

Bibi pemimpin desa banchon lalu menanyakan kepada pyung, siapa orang yag ingin ditemui oleh jang seong soo pada malam kematiannya, apakah itu song sam moon mengingat sam moon baru-baru ini mengajukan cuti. Pyung menjawab bahwa itu bukan song sam moon, karena menurutya sang moon tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Lalu Ga Ri Oh/Jun Gi joon menanyakan mengapa wajah pyung terluka, apa itu karena kang chae yoon? Pyung tidak mengaku, ia hanya bilang bahwa ia terluka ketika mengurus Jang Seong Soo.

Pyung menyuruh sesorang untuk mencari guru Lee Bang Ji (satu-satunya orang yang paling mahir chulsangsol yang juga gurunya kang chae yoon) di ham gil do.


Song sam moon mendatangi ahjusi yang membawa peti mayat. Ahjushi tersebut menceritakan mengenai kedatangan chae yoon dkk ke rumahnya sehingga ia mengatakan semuanya kepada chae yoon. "oh.. baiklah tak mengapa" kata sam moon
Kang chae yoon mendatangi tabib yang mengotopsi mayat jang seong soo. Sang tabib memberitahukan bahwa terdapat paku dikepala jang seong soo yang membuatnya lumpuh dan tak bisa bergerak. Namun karena seluruh badan jang seong soo membengkok dan kaku, ini dipastikan bahwa kematiannya karena racun, racun yang sangat mematikan.
kang chae yoon keluar dari rumah tabib tadi. Song sam moon mengikutnya dari belakang. Namun, chae yoon tahu bahwa ia sedang diikuti ia berpura-pura lugu dan tidak tahu. Sampai disuatu tempat sepi, sam moon lalu menutup kepala chae yoon dan mengikatnya dalam suatu ruangan. "oh tidak ini mati lampu" kata chae yoon pura-pura lugu.

"kau harus menceritakan semua penyelidikan mengenai sarjana Jang seong soo malam kemarin, siapa dan mengapa ia meninggal?" kata sam moon yang sedang menyamar dengan menutupi wajahnya dengan kain. Chae yoon berlagak polos menjawab dengan tidak tahu, "aigooo… sepertinya aku mengenalimu" lanjut chae yoon. Sam moon membenarkan kembali kain yang menutupi sebagian wajahnya, "ceritakan semua hal yang berkaitan dengan jang seong soo, jangan membodohiku" kata sam moon lalu menegluarkan buku biru. "apa ini?" tanya chae yoon. Chae yoon lalu mengambil buku tersebut, sam moon kaget karena chae yoon bisa melepaskan iktan tali tadi.
Dan, sebaliknya, yang terjadi sekarang malah chae yoon yang mengancam sam moon. Chae yoon lalu memainkan pedangnya untuk menakut-nakuti sam moon. Chae yoon juga memarahi sam moon karena mengambil mayat seenaknya. Chae yoon lalu menarik tangan sam moon dan membuka memperlihatkan tato di tangan sam moon. "semua ini terjadi karena ini (tato), huh dam, yoon pil, jang seong soo memiliki ini. Apa sebenarnya ini?" kata chae yoon. "kau piker aku akan memberitahumu? Sampai matipun aku tak akan memberitahukannya kepadamu" jawab sam moon. Chae yoon lalu mengeluakan gulungan perkamen yang ditinggalkan oleh yoon pil (tulisannya dalam hanja, Goon na mi yok). Ia menyuruh sam moon untuk mengartikan itu.

Sam moon menolak untuk membantu chae yoon mengartikan kata tersebut. Chae yoon lalu memberikan 3 alasanmengapa ia menyuruh sam moon untuk mengartikan kalimat itu.

1. Itu merupakan mimpi / keinginan Yoon pil sebelum meninggal

2. Jika sam moon berhasil mengartikannya, maka chae yoon akan memberikan buku peninggalan sarjana jang seong soo pada malam ia terbunuh

Chae yoon memberitahukan bahwa jang seong soo meninggal dalam rangka ingin menyelamatkan buku ini dengan memberikan kepada seseorang. Baiklah akan kulakukan. Lalu yang ketiga? Tanya sam moon. "itu karena tujuan kita sama " jawab chae yoon.

Raja membanting sebuah cawan karena kesal. "adakan pertemuan segera!" perintahnya kepada putra mahkota. Menteri Jo Mal Saeng melihat kekesalan raja.

"tujuan pertemuan kali adalah membicarakan mengenai hukum pajak" kata raja. Semua menteri terkejut. Menteri jo mal saeng bahkan menginterupsi raja bahwa seharusnya kita membahas mengenai kematian 3 sarjana jiphyunjeon. Raja tidak mengindahkan kata-kata menteri jo mal saeng.

Raja membahas mengenai adanya pejabat local dan pejabat pusat yang melakukan tindak korupsi dengan menutupi hasil panen yang sebenarnya. Menteri yang lain menjawab bahwa itu semua dilakukan karena si petani yang menyuruh, bahkan raja sudah melakukan sensus itu itu semua bukan?

Raja lalu menjawab bahwa ia sudah melakukan penyelidikan melalu sarjana jiphyunjeon. Salah seorang sarjana mengatakan bahwa pada seluruh petani hanya disuruh menggambar huruf diselembar kertas (artinya si petani tak benar-benar mengetahui artinya mengingat orang rendahan tidak bisa baca tulis). Raja lalu menyuruh untuk mengadakan sensus ulang dan memperbaiki hukum pajak dan dilakukan oleh sarjana jiphunjeon (bukan pejabat local, semua menteri terkejut dan tampak tidak setuju), ia menunjuk sarjana Nam Sa Chul sebagai penanggung jawab.

Hyang pil menanyakan kepada raja mengapa ia mengadakan sensus ulang. Raja menjawab karena 13 tahun yang lalu para pejabat melakukan sensus tersebut dengan berbagai misi lain.
Para menteri sedang membicarakan mengenai keputusan raja yang mengejutkan tadi. sarjana jang eun seong menghasut para menteri agar mengumpulkan menteri-menteri lain yang tidak setuju dengan undang-undang perpajakan yang baru.
Sarjana senior Nam sa chul berbincang dengan salah seorang sarjana senir lainnya mengenai keputusan raja tadi. mereka berencana segera menjalankan perintah raja sesegera mungkin karena melihat emosi raja yang tiba-tiba seperti tadi

Pangeran mendatangi raja, ia menyuruh raja untuk memikirkan kembali mengenai peraturan perubahan undang-undang perpajakan karena itu berarti raja mencoba menentang para menteri. Lalu pangeran mencoba menebak apa yang dipikirkan oleh raja, "apakah kau melakukan ini untuk melihat berapa banyak orang yang berada di pihakmu?", raja "jangan pernah mencoba menebak apa yang sedang aku pikirkan, dimaana So Yi?"

Pangeran menemui mu hyul dan menceritakan mengenai apa tujuan raja melakukan perunahan undang-undang pajak. Mu hyul pun sama dengan pangeran, ia juga tak mengetahuinya. "kau sudah melayani raja selama ini, jangan bilang kau tidak tahu alasannya" kata pangeran. "yang kutahu raja adalah orang yang sangat kuat dan bijaksana, begitulah ia" kata mu hyul.

So Yi menyelusuri Jigwansa untuk mencari apakah Jung seong soo meninggalkan buku yang diminta raja atau tidak. Disisi lain kang chae yoon dan cho tak juga ke arah jigwansa, chae yoon tau kalau So Yi mencari buku yang dipegangnya itu. Chae yoon berniat menaruhnya secara diam-diam untuk So Yi sambil menyelidiki, apakah So Yi berada di sisi pembunuh atau Raja.
Benar saja, so yi menemukan buku tersebut dan membacanya halaman per halaman lalu merobek dan membakarnya sambil menangis.

Salah seorang pengawal kerajaan memberitahu raja bahwa ada seorang bendahara kerajaan yang mengudang pejabat local diam-diam dan mereka sedang berkumpul (mendiskusikan protes terhadap raja) di Yoon Wol. Dan pertemuan itu dipimpin oleh menteri kim hah rim.

Di yoon wol, menteri kim hah rim ternyata mengundang Ga ri Oh alias Jung gi joon. Jung gi joon melancarkan aksinya untuk menggulingkan raja dengan menyebarkan isu bahwa raja sudah melenceng dari aturan konfusius malah berniat untuk menghancurkan konfusius. Ia juga mencontohkan bahwa para sarjana jiphyunjeon malah mengenyampngkan pelajaran konfusius dan memilih untuk mempelajari astronomi, sejarah, sastra, dan matematika sehingga hasilnya para sarjana terlena dan lebih tidak mempelajari konfusius, "raja berhasil!" jelas Ga Ri Oh.

Ga Ri Oh juga menyinggung mengenai undang-undang pajak yang baru yang intinya melukai para mahasiswa local dan birokrat. Sehingga terjadilah perpecahan ajaran konfusius di sudut-sudut negeri ini. Maka dari itu tuan hae kang ingin membangun perpustakaan dan sekola-sekolah di pedesaan. Dan jika undang-undang perpajakan dirubah maka para guru local (hae kang maksutnya) tidak bisa terlibat investasi pajak dan tidak mendapatkan uang lebih, akhirnya apa? Sekolah-sekolah tidak bisa didirikan. (ngooooookkkkk~~)


Mu hyul mendatangi raja yang sedang membaca gulungan perkamen laporan pada masa lampau. Mu hyul meminta raja untuk menyelidiki Bon Mil bukan mengubah undang-undang perpajakan. Mu hyul menambahkan bahwa hanya karena mereka (para menteri menentang) pikiran raja tidak berarti bahwa mereka anggota dari Mil Bon. "mereka ada diantara itu!" kata raja keras, raja frustasi lalu membanting gulungan perkamen yang sedang dibacanya.

"Aku hanya ingin membangun joseonku. memangnya apa yang kulakukan sampai para cabinet menentangku? Ketika aku mengusulkan untuk membuat kaelnder sendiri dan bukan kalender cina, ketika aku mengirim orang ke cina untuk belajar astronomi, ketika aku ingin melakukan sensus undung reformasi undang-undang pajak, ketika aku mengangkat derajat budak. Mereka hanya berusaha untuk melindungi keuntungan mereka dengan alasan public. Sejak kapan Konfusius mengatakan bahwa kita tidak dapat membuat kalender kita sendiri? Kapan Konfusius mengatakan bahwa kita tidak bisa mendengar suara-suara rakyat kita! aku hanya ingin membangun negeri ini. Apa yang telah kulakukan yang begitu salah?"


Raja memasuki jiphyunjun, ia melihat cerminan dirinya ketika muda (lee do). Lee do menyapanya, "mengapa kau terlihat begitu gelisah? Mil bon kembali?". Raja menjawab, kau benar, dan umatku terbunuh olehnya. Setiap kerajaan pasti memiliki racun, aku akan bertindak sendiri untuk menyelidikinya tak seperti kau yang memerintah hanya dengan kata-kata. Kau yang telah membunuh rakyatku (dulu), bukan aku tapi KAU!

Lee do lalu menghampirinya, raja mundur takut akan bayangannya sendiri. "lalu… ini belum terlambat, Pergi ke makam Lee Bang Won (raja taejong). Mintalah pengampunan dan menangis. Anda hanya Lee Do, karena itu ada tidak bisa melakukan apa-apa"

(maksutnya berarti, raja sejong harus mengakui bahwa sesungguhnya ia memang harus memerintah dengan keras dan kejam seperti raja taejong dulu)

"beraninya kau.. Berhenti, berhenti. Hentikan!" teriak raja

So yi berjalan memasuki rumah tabib, chae yoon dan park po measih mengikutinya. So yi lalu keluar dari rumah tabib tersebut, cahe yoon masuk dan menanyai si tabib apa yang dilakukan so yi. Si tabib menjawab bahwa so yi kadang-kadamg memang datang ke sini memberi San Jo In (halusinogen), dan DDE Jong (anestesi). Ini semua karena ia memiliki insomnia akut.

chae yoon lalu masih saja terus mengikuti So Yi, mulai simpatik terhadap So yi sepertinya. So Yi mencoba menyalin hal yang ada di buku yang ditinggalkan oleh sarjang jang seong soo tadi ia berhenti sejenak untuk makan, namun chae yoon menghampirinya dan menghentikannya.
"jangan makan itu. San Jo In membantu Anda tidur ketika Anda menggorengnya.Jika Anda mengambil mentah-mentah, mereka akan membuat Anda tetap terjaga. DDE Jong obat bius; itu membuat orang nyaris pingsan. Ini sering digunakan dalam kejahatan. kau ingin bilang bahwa seharusnya aku tak ikut campur?" kata chae yoon panjang lebar, tersirat luka dalam kalimatnya. namun So Yi malah mengabaikannya dan membereskan bukunya seraya ingin pergi.
chae yoon lalu melanjutkan kembali kalimatnya, ia terus menanyakan apakah hal yang membuat so yi terlalu takut untuk tidur? menggunakan San Jo In dan DDE Jong terus menerus itu tidak akan bisa bertahan lama. kau tidak bisa hidup terus seperti itu. cari cara lain, ungkap chae yoon. chae yoon berbalik untuk pergi namun dihadapannya sudah ada raja berdiri. So Yi terkejut.
Raja kemudian bertanya, "bagaimana kau mengetahui hal ini?". chae yoon menjawab, "itu karena aku juga menggunakannya.
raja : "mengapa? Mengapa Akau melakukannya jika kau tahu bahwa kau tidak akan bertahan?"
chae yoon : "Karena ayah saya meninggal untuk saya, aku menjadi seperti itu setelah ia meninggal" (raja dan so yi tertegun) "
raja lalu menanyakan apakah chae yoon sangat merindukan ayahnya? (raja maju mendekati chae yoon)
chae yoon, "Tidak. aku takut.Bagiku ...Ayah ku adalah segalanya.Tapi kemudian, aku menjadi sendirian.Aku takut itu. setiap hari aku bertanya, ayahku memangnya sudah melakukan kesalahan apa sampai dunia ini membunuhnya?" ia juga melanjutkan bahwa jika ia tidur lalu terbangun, ia akan bertemu dengan ayahnya yang terus menanyakan mengapa ia mati? dan chae yoon tak bisa menjawabnya. "maka dari itu aku bertekad membalaskan dendam ayahku. begitulah caraku putus asa, begitulah caraku marah". chae yoon mulai menggenggam erat pedangnya.

aku tau itu ddol bok, ucap hati raja. "lalu lanjutkan tujuanmu" kata raja, so yi dan mu hyul terkejut. chaae yoon tetap memegang pedangnya.

written : mida @ pelangidrama
picture : apni @ pelangidrama

Author_blog 12 Mar, 2012


-
Source: http://www.pelangidrama.net/2012/03/sinopsis-k-drama-tree-with-deep-root_12.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com Share on Facebook